BerandaHits
Senin, 12 Apr 2020 13:25

Lima Mitos Nggak Benar Terkait Cara Membersihkan Bahan Makanan

Mitos yang salah mengenai buah dan sayur saat pandemi corona. (Hellosehat)

Sebelum diolah dan dikonsumsi, bahan makanan harus dibersihkan terlebih dahulu. Sayangnya, ada banyak mitos nggak benar terkait cara membersihkan bahan makanan. Apa sajakah mitos tersebut?

Inibaru.id – Virus corona (covid-19) yang masih menjadi kekhawatiran dunia membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam urusan makanan. Salah satunya adalah dalam hal membersihkannya setelah dibeli. Masalahnya adalah jika kita nggak membersihkannya, bisa jadi makanan-makanan ini sudah terpapar bibit penyakit seperti virus.

Sayangnya, ada banyak sekali mitos tentang cara membersihkan bahan makanan. Bukannya aman untuk dilakukan, bisa jadi akan menyebabkan masalah kesehatan.

Berikut adalah beberapa mitos nggak benar tentang cara membersihkan bahan makanan sebelum diolah.

Mendiamkan Bahan Makanan di Luar Rumah Sebelum Dibawa Masuk

Segera bawa masuk bahan makanan. (iStockphoto)<br>

Setelah membeli bahan makanan, segeralah bawa masuk. Nggak ada alasan meninggalkan barang belanjaan di luar rumah.

Cara yang benar jika ingin membersihkannya adalah dengan menyemprot permukaan pembungkus atau tas belanja dengan menggunakan semprotan alkohol atau disinfektan. Kalau kamu membeli makanan beku, segeralah simpan di lemari es setelah dibersihkan.

Mencuci Sayur dan Buah Pakai Sabun

Jangan cuci buah pakai sabun. (Theshonet)<br>

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) nggak menganjurkan mencuci buah dan sayur menggunakan sabun, deterjen, maupun produk pencuci lainnya. Produk pencuci ini ternyata mengandung senyawa kimia yang bisa diserap oleh buah dan sayuran meskipun kamu telah membilasnya dengan bersih. FDA lebih merekomendasikan kamu untuk mencucinya dengan air dingin dan mengalir.

Melakukan Disinfeksi Terhadap Bahan Makanan yang Baru Dibeli

Kemasan bisa langsung kamu buang setelah membeli jika takut terkena virus. (Shutterstock)<br>

Penelitian memang membuktikan bahwa virus corona dapat bertahan hingga tiga hari pada permukaan plastik dan stainless steel. Virus ini juga bisa bertahan selama 24 di permukaan kardus. Kamu mungkin khawatir dengan hal ini sehingga menyemprot bahan makanan dengan disinfektan. Hanya, hal ini ternyata nggak perlu untuk dilakukan.

Sebaiknya kita segera membuang bungkus makanan tersebut ke tempat sampah dan kemudian mencuci tangan dengan sabun sebelum menyimpan atau mengolah bahan makanan.

Nggak Makan Daging untuk Menghindari Penularan Covid-19

Makan daging dianjurkan asal diolah dengan benar. (Phinemo)<br>

Daging memang menjadi tempat virus melakukan mutasi. Di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, ada yang bahkan sengaja nggak makan daging agar nggak tertular.

Masalahnya adalah nggak makan daging belum tentu baik bagi kesehatan. Jika kita nggak memenuhi asupan gizi dengan cukup, akan membuat sistem imun menurun dan akhirnya membuat kita lebih rentan terpapar virus corona.

Sinar UV Digunakan untuk Membunuh Virus Corona

Jangan gunakan sinar UV pada makanan dengan tingkat tertentu. (Medicalxpress)<br>

Virus covid-19 nggak bisa dibunuh menggunakan paparan sinar UV biasa. Memang, dalam kadar tertentu, sinar UV ekstrem bisa membunuh virus ini, namun hal ini sebenarnya nggak benar-benar efektif untuk membunuh virus corona.

Pastikan untuk cermat dalam membersihkan bahan makanan sebelum mengolahnya, ya Millens. (Det/MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: