BerandaHits
Minggu, 14 Mar 2026 20:30

Lestari Moerdijat Bahas Empat Pilar MPR RI; Ingatkan Bahaya Politisasi SARA Terhadap Jati Diri Bangsa

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI oleh Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat di Mijen, Kabupaten Demak, Sabtu (14/3). (Inibaru.id)

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan masyarakat akan bahaya peningkatan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) yang mengancam persatuan bangsa dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Mijen, Demak, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).

Inibaru.id - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, memberikan peringatan tegas mengenai meningkatnya ancaman isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) di tengah situasi krisis multidimensi yang melanda Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).

Lestari, yang akrab disapa Rerie, menyoroti adanya indikasi upaya sistematis untuk mengikis jati diri bangsa melalui penyebaran doktrin yang bertentangan dengan nilai-nilai kesantunan dan toleransi khas Indonesia. Menurutnya, isu SARA kerap dieksploitasi oleh pihak-pihak tertentu untuk memicu perpecahan di lapisan masyarakat.

"Saat ini hal lain yang kita hadapi juga adalah isu SARA," ujar Lestari dalam keterangannya di hadapan masyarakat Mijen.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Jawa Tengah tersebut menyatakan keprihatinannya atas maraknya praktik intoleransi dan aksi kekerasan yang mengatasnamakan identitas tertentu. Dia menegaskan bahwa fenomena ini tidak hanya memperkeruh suasana di masa krisis, tetapi juga berpotensi menciptakan keretakan sosial yang lebih luas.

Hanya dengan beberapa kata, orang bisa dengan mudah diombang-ambingkan sehingga muncul keraguan bahkan kecurigaan terhadap perilaku orang lain. Padahal, menjadi berbeda baik itu dalam suku, agama, dan ras bukanlah sebuah masalah.

Lestari mengajak masyarakat untuk memahami Empat Pilar Kebangsaan untuk menguatkan persatuan dan toleransi. (Inibaru.id)

Justru, perbedaan-perbedaan itulah yang seharusnya menjadi kekuatan bagi bangsa kita untuk menjadi besar. Namun, saat ini kerap kita jumpai berbagai tayangan yang mengarah pada intoleransi. Jika dibiarkan, hal ini bisa memicu perpecahan.

Lestari mengimbau agar masyarakat tidak meremehkan gesekan berbasis identitas tersebut. Dia menekankan bahwa eskalasi konflik SARA dapat mengancam stabilitas nasional jika tidak ditangani dengan serius.

“Jika hal ini dibiarkan, akan membahayakan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara,” tegas Lestari.

Sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah maraknya isu SARA, Lestari mengajak masyarakat untuk mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan. Empat Pilar tersebut meliputi, Pancasila sebagai ideologi bangsa, UUD 1945 sebagai dasar negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Dengan pemahaman mendalam dan ketepatan dalam pengamalan Empat Pilar, konflik terkait SARA akan bisa dihindari. Menutup arahannya, dia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih kritis dalam memfilter informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi kebencian. Sekali lagi, dia menekankan bahwa dengan penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, kedaulatan dan kerukunan di tengah keberagaman Indonesia akan terjaga. (Administrator)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: