BerandaHits
Sabtu, 13 Agu 2021 19:31

Larangan Tak Tertulis pada Gim Sepak Bola Sebelum Messi Pindah ke PSG

Gara-gara Messi pindah PSG, tim ini bakal dilarang dimainkan di gim sepak bola saking banyaknya pemain bagus di sana. (Flickr/ włodi)

Kepindahan Messi ke PSG yang kian menambah panjang daftar pemain mumpuni membuat klub ini secara nggak tertulis menjadi tim terlarang dalam gim sepak bola macam PES atau FIFA. Namun, ini bukanlah yang pertama, karena sebelum ini sudah banyak larangan tak tertulis di antara para penggemar gim-gim itu. Apa saja?

Inibaru.id – Kepindahan Lionel Messi ke Paris Saint-Germain (PSG) memang sangat mengejutkan. Bagaimana nggak, selama ini, kita tahunya Messi identik dengan FC Barcelona. Menariknya, gara-gara kepindahan mengejutkan ini, permainan gim sepak bola juga bakal terpengaruh, lo. Yakin deh, pasti banyak orang yang bakal ngelarang kamu pakai PSG kalau main bareng. Ha-ha.

Entah kamu mau main Pro Evolution Soccer (PES) atau FIFA, PSG dijamin bakal jadi klub dengan skuat terbaik di Eropa. Perlu kamu tahu, sebelum kedatangan Messi, PSG sudah punya Mauro Icardi, Mbappe, Neymar, Verratti, dan lain-lain yang ratingnya cukup tinggi. Ditambah deretan pemain seperti Messi, Sergio Ramos, Donnarumma, Hakimi, dan Wijnaldum, dijamin bakal tambah ganas, deh!

Meme-meme soal main gim sepak bola dengan PSG pun langsung viral di berbagai media. Kebanyakan sih menyebut PSG bakal jadi tim yang “dilarang” dimainkan siapa pun karena skuadnya terlalu hebat. Mirip-mirip lah dengan tim galacticos-nya Real Madrid atau saat Barcelona ada trio Neymar, Messi, dan Suarez. Alasannya? Dianggap terlalu mudah menang kalau pakai tim itu!

Aturan nggak tertulis pada gim sepak bola ini sejatinya sudah sering muncul, bahkan sudah ada sejak generasi PS 1. Apa saja?

Roberto Carlos Dilarang Dimainkan Jadi Striker

Penggila sepak bola zaman sekarang mungkin nggak pernah melihat langsung gimana dahsyatnya tendangan pisang Roberto Carlos. Maklum, masa jaya sang bek kiri mungil nan kekar ini memang ada di saat pergantian milenium. Puncaknya? Ya saat Brasil Piala Dunia 2002 dengan skuad supertangguhnya itu.

Dulu, Roberto Carlos nggak boleh dimainkan jadi striker gara-gara larinya terlalu kencang dan tendangannya yang dahsyat. (Twitter/chinkichun)

Pada zaman dulu, permainan gim sepak bola masih belum begitu mempermasalahkan posisi pemain. Roberto Carlos yang sejatinya adalah bek kiri dijadikan stiker karena larinya sangat cepat dan tendangannya superkencang. Kalau sekarang, bek kiri dijadikan striker jelas bakal menurunkan ratingnya. Mainnya pun jadi nggak enak, deh.

Saking ganasnya Roberto Carlos sebagai striker, ada larangan khusus untuk nggak boleh memasangnya di posisi itu. Bek plontos itu masih boleh dimainkan untuk posisi bek kiri, walau tetap sulit dihadang kalau sudah lari dan menggiring bola. Ha-ha!

Dilarang One-Two

One-Two atau kalau anak-anak desa menyebutnya dengan “wancu” ini sebenarnya adalah taktik saling mengumpan balik antara dua pemain untuk menipu bek. Di era PS 1, trik ini sangat mudah dilakukan dengan menekan tombol L1 serta X bersamaan. Pokoknya, kemungkinan golnya sangat besar deh.

Bagi sejumlah penggila gim sepak bola, trik ini dianggap seperti separuh curang. Jadi, ada larangan buat menggunakannya. Kalau tetap melakukannya dan terjadi gol, dijamin lawan mainmu bakal mencak-mencak.

Kalau menurut kamu, apakah nantinya PSG juga bakal jadi larangan yang melegenda saat main gim sepak bola layaknya One-Two dan Roberto Carlos, Millens? (Moj/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: