BerandaHits
Selasa, 28 Jul 2025 11:01

Keunikan Perayaan Hari Kedewasaan di Jepang

Perayaan Hari Kedewasaan di Jepang. (Itoen Ultrajaya)

Jika anak muda Indonesia menganggap istimewa ulang tahun ke-17, di Jepang, usia 20 tahun dirayakan dengan adanya Hari Kedewasaan. Seperti apa ya perayaan yang unik ini?

Inibaru.id – Kalau di Indonesia ulang tahun ke-17 sering dianggap sebagai tonggak menuju kedewasaan, lain cerita dengan Jepang. Di Negeri Sakura, usia 20 tahun punya makna khusus dan dirayakan secara meriah lewat perayaan yang disebut Seijin no Hi, alias Hari Kedewasaan.

Saya menyadari keberadaan perayaan Hari Kedewasaan itu pada dorama Jepang Rebooting/Brush Up Life (2023). Dalam dorama yang membahas tentang reinkarnasi kehidupan itu, upacara perayaan Hari Kedewasaan jadi salah satu highlight kehidupan karakter utamanya, Asami Kondo.

Omong-omong, perayaan Hari Kedewasaan ini digelar setiap hari Senin kedua bulan Januari dan jadi momen penting dalam kehidupan anak muda Jepang. Tapi, bukan Jepang namanya kalau tidak merayakannya dengan cara unik dan penuh tradisi. Nah, berikut ini empat fakta menarik soal Hari Kedewasaan yang mungkin belum kamu tahu!

Tradisi yang Sudah Ada Sejak Zaman Nenek Moyang

Meskipun baru ditetapkan sebagai hari libur nasional pada 1948, nyatanya akar dari Hari Kedewasaan sudah eksis sejak ratusan tahun lalu. Pada zaman Nara (sekitar tahun 700-an), anak-anak bangsawan menjalani upacara genpuku (untuk laki-laki) dan mogi (untuk perempuan).

Lewat ritual ini, mereka resmi diakui sebagai orang dewasa dengan mengenakan pakaian dan tatanan rambut baru. Nggak cuma penampilan yang berubah, mereka juga mulai diberi tanggung jawab sosial. Tradisi inilah yang menjadi cikal bakal Seijin no Hi.

Pakaian Tradisional Jadi Daya Tarik Tersendiri

Peserta Hari Kedewasaan di Jepang memakai pakaian tradisional. (Notesofnomads)

Salah satu hal paling mencolok dari Hari Kedewasaan adalah pakaian tradisional yang dikenakan para peserta. Gadis-gadis muda biasanya memakai furisode, sejenis kimono berlengan panjang yang khusus dikenakan perempuan belum menikah. Lengkap dengan rambut yang ditata cantik dan hiasan rambut yang gemerlap.

Sementara itu, para pria bisa memilih antara setelan formal atau mengenakan hakama, sejenis celana panjang tradisional Jepang. Wah, suasananya jadi mirip parade budaya, ya!

Hari Kedewasaan bukan cuma soal dandan cantik dan foto-foto, lo. Pemerintah daerah biasanya mengadakan upacara resmi yang diisi pidato dari wali kota atau pejabat lokal. Isinya mengingatkan para pemuda tentang tanggung jawab baru mereka sebagai warga negara dewasa.

Setelah itu, banyak yang pergi ke kuil untuk berdoa memohon keberuntungan. Sisanya? Tentu saja berpesta dengan keluarga dan teman, merayakan momen penting ini dengan suka cita.

Setiap Daerah Punya Gaya Perayaan Sendiri

Uniknya, perayaan Hari Kedewasaan di setiap wilayah Jepang punya ciri khas tersendiri. Di Tokyo, misalnya, kamu bisa melihat ribuan anak muda berkumpul di tempat-tempat ikonik seperti Shibuya dan Meiji Jingu.

Tapi yang paling mencuri perhatian mungkin adalah perayaan di Kota Urayasu, Prefektur Chiba. Di sana, acara diselenggarakan di Tokyo Disney Resort! Yup, para peserta bisa merayakan hari spesial ini bareng karakter Disney favorit mereka.

Ada juga Narita yang menggelar upacara Hari Kedewasaan di bandara internasionalnya, hingga Kitakyushu yang terkenal karena para pesertanya tampil nyentrik, terinspirasi subkultur jalanan Jepang. Serasa Halloween, tapi versi kedewasaan, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: