BerandaHits
Sabtu, 13 Feb 2026 09:01

Keluh Kesah Warga Terkait Kenaikan Pajak Kendaraan di Jawa Tengah

Ilustrasi: Kenaikan pajak kendaraan di Jawa Tengah (Istimewa)

Sejumlah warga menyuarakan pendapatnya terkait kenaikan pajak kendaraan di Jawa Tengah. Memangnya, setinggi apa sih?

Inibaru.id – Yani cukup terkejut saat mengurus pajak tahunan kendaran roda empatnya di Kota Semarang. Meski sudah mengetahui kabar terkait dengan kenaikan pajak kendaraan di Jawa Tengah sebelumnya, dia nggak menyangka jika pajak yang dia bayarkan cukup tinggi.

Pasalnya, mobil yang dia miliki bukanlah mobil berharga mahal. Usianya juga sudah lebih dari satu dekade. Bukannya mengalami penurunan biaya pajak, dia justru harus membayar lebih mahal dalam beberapa tahun belakangan.

“Pajak kendaraannya memang hanya 800 ribuan rupiah, tapi opsen pajaknya mencapai 500an ribu. Belum lagi dengan SWDKLLJ juga. Kerasa banget kenaikannya. Bagi saya yang dari keluarga kalangan menengah, tentu hal ini cukup bikin pusing. Beberapa kerusakan di body mobil saja saya masih nggak sanggup perbaikin,” ungkap Yani pada Kamis (12/2/2026).

Yang bikin Yani lebih pusing, nggak hanya mobilnya yang harus dibayar pajaknya. Sepeda motor maticnya juga harus diurus pajaknya sebulan lagi. Adanya kenaikan opsen pajak ini bikin dia harus bersiap membayar lebih mahal dari sebelumnya.

“Dulu mikirnya kalau sepeda motor semakin tua jadi semakin turun biaya pajaknya. Tapi kayaknya bakal nggak deh. Kalau perhitungan saya, kayaknya bakal menembus Rp300 ribuan nanti. Padahal dulu di angka Rp200 ribuan,” lanjutnya.

Warga membayar pajak kendaraan. (Magelang Express/Wiwid Arif)

Yani nggak asal hitung. Sebelumnya, dia mendapatkan info terkait dengan kenaikan pajak kendaraan di Jawa Tengah dari Instagram Bapenda Jateng. Dalam unggahan tersebut, diungkap kalau kenaikan pajak sekitar 16 persen, Gez.

“Tarif pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jateng sebesar 1,74 persen dari nilai jual kendaraan bermotor yang terdiri atas tarif provinsi 1,05 persen serta opsen pajak 66 persen. Kenaikan pajak ini kurang lebih 16 persen,” tulis informasi tersebut.

Beda dengan Yani yang memilih untuk menyiapkan diri dengan kenaikan biaya pajak kendaraan bermotor, Sutrisno, warga Kabupaten Semarang, malah sudah terpikir untuk nggak mengurus pajak salah satu sepeda motornya. Alasannya, kenaikan tersebut cukup memberatkan bagi keuangan keluarganya.

“Yang satu saya urus pajaknya, walau tentu bakal lebih mahal. Yang satu lagi kayaknya nggak akan saya urus saja karena hanya dipakai dari rumah ke ladang dekat rumah, nggak pernah di jalan raya,” ungkap laki-laki yang berprofesi sebagai petani tersebut.

Bukannya nggak mau taat aturan, Sutrisno mengaku terinspirasi dari banyak tetangganya yang juga mengeluhkan hal yang sama dalam beberapa tahun belakangan. Mereka jadi memilih untuk lebih selektif dalam mengurus pajak agar nggak membebani kondisi ekonomi yang juga sudah semakin berat gara-gara kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya dalam beberapa tahun belakangan.

Yap, realitanya, pajak kendaraan juga bisa berpengaruh besar bagi kondisi ekonomi masyarakat. Semoga saja, aturan terkait hal ini benar-benar diperhatikan dengan bijak agar masyarakat juga nggak semakin terbebani ya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tari Lengger Banyumas: Warisan Budaya Penuh Makna yang Tetap Menari Melintasi Zaman

11 Agu 2026

AI Factory Terbesar di Asia Tenggara Bakal Dibangun di Indonesia, Kapasitas Capai 1 GW

12 Agu 2026

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: