BerandaHits
Minggu, 7 Feb 2026 15:01

Hobi yang Menenangkan untuk Imbangi Gaya Hidup Serba Cepat Kaum Urban

Ilustrasi: Berjalan kaki santai di taman bisa menjadi hobi untuk mengimbangi gaya hidup kaum urban yang dituntut serba cepat. (Unsplash/Jeffrey Grospe)

Gaya hidup serba cepat kaum urban perlu diimbangi dengan hobi yang menenangkan agar hati dan pikiran nggak mati. Berikut adalah beberapa ide hobi 'slow living' yang bisa kamu coba!

Inibaru.id - Hari-hari bergelut dengan deadline yang ketat dan mobilitas yang tinggi membuat Aditya hampir nggak punya waktu untuk rehat. Saat libur, waktunya lebih banyak dihabiskan untuk tidur atau nonton Netflix. Namun, belakangan dia mulai berpikir betapa membosankannya hidup seperti itu.

"Tidur bikin aku sehat secara fisik, tapi ternyata nggak secara mental. Sekarang aku sedang coba satu aktivitas outdoor yang menurutku menenangkan. Aku lagi suka motret burung, kebetulan dari dulu suka fotografi. Bisa ke kebun binatang atau jalan-jalan ke mana begitu," akunya, Senin (2/2/2026).

Di tengah ritme hidup yang serba cepat, padatnya pekerjaan, dan paparan layar digital yang nyaris tanpa jeda, menerapkan hobi yang membuat kita lebih santai menjadi salah satu penerapan slow living yang mulai dilirik kaum urban hari-hari ini.

Eloise Skinner, penulis dan psikoterapis asal Inggris mengatakan, kebutuhan untuk melakoni gaya hidup yang lebih sadar, seimbang, dan ramah kesehatan mental membuat hobi slow living diperlukan, karena membuat kita hadir sepenuhnya pada momen yang sedang dijalani.

“Gaya hidup slow living sangat selaras dengan hobi yang mengandung unsur mindfulness, termasuk di dalamnya hobi kreatif seperti seni, kerajinan tangan, desain, memasak atau membuat kue, serta musik,” ujarnya.

Untuk Menikmati Proses

Hobi yang saat ini tengah ditekuni Aditya juga erat kaitannya dengan kreativitas. Meski sehari-hari bergelut dengan fotografi lantaran bekerja sebagai jurnalis, menurutnya memotret burung sambil jalan santai menjadi aktivitas yang jauh berbeda.

"Saat bekerja, aku diburu deadline; tapi kalau motret burung murni kesenangan. Beda. Terkadang saat jalan-jalan buat cari objek (burung) aku kulineran, ngobrol sama orang yang baru kutemui, atau duduk di tempat teduh sambil baca buku, tanpa khawatir deadline," kelakarnya.

Menurut Eloise, hobi umumnya berpusat pada proses, bukan tujuan. Perhatian pada detail hobi yang tengah kita jalani, dia melanjutkan, membantu kita tetap fokus pada aktivitas tersebut, khususnya pada kegemaran-kegemaran yang bersifat kreatif.

“(Menekuni hobi) membuat kita tenggelam sepenuhnya dalam apa yang sedang dikerjakan itu. Melupakan gawai, mengesampingkan deadline, dan memberi jeda. Alih-alih terburu-buru untuk menyelesaikannya, kita justru memilih untuk menikmati setiap prosesnya," terang Eloise.

Hobi Menenangkan yang Bisa Dicoba

Ilustrasi: Menanam sayuran untuk kebutuhan dapur bisa menjadi pilihan hobi yang bisa kamu coba. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Berikut adalah sejumlah hobi menenangkan yang bisa kamu coba:

1. Menulis Jurnal

Menulis jurnal tentang perasaan dan pengalaman harian dikenal efektif untuk meredakan stres dan meningkatkan kesadaran diri. Studi dari University of Rochester menunjukkan bahwa journaling membantu mengelola emosi, memprioritaskan masalah, serta mengenali pola pikiran negatif.

Kebiasaan menulis jurnal bisa dimulai secara sederhana dengan catatan-catatan kecil di buku tentang rutinitas, daftar apa saja yang membuatmu tersenyum atau sedih selama sepekan, nasib buruk yang menimpamu seharian, atau ungkapan rasa syukur karena telah melalui hari dengan sebaik-baiknya.

2. Thrifting atau Berburu Barang Bekas

Thrifting mengajak kita berbelanja secara lebih sadar dan bertanggung jawab. Aktivitas ini belakangan kian populer di Indonesia seiring dengan kesadaran akan fesyen berkelanjutan di kalangan masyarakat modern. Kamu bisa nge-thrift ke pasar loak, toko barang preloved, hingga bazar komunitas.

“Hobi yang baik untuk pikiran sekaligus hati adalah berbelanja barang bekas,” kata Catharina Björkman, pakar gaya hidup Skandinavia yang menilai bahwa hobi thrifting akan memberikan kita ruang untuk menikmati proses, bukan sekadar hasil.

3. Menanam Kebutuhan Sendiri

Berkebun, baik di pekarangan rumah maupun pot kecil di teras, menjadi hobi slow living yang mudah diterapkan di Indonesia. Selain meningkatkan kemandirian pangan, berkebun juga menurunkan tingkat stres, bagus untuk terapi mental, dan mendapatkan kepuasan saat memanen hasilnya.

Kalau nggak memungkinkan untuk berkebun karena keterbatasan lahan, kamu bisa melakukan indoor gardening atau menanam tanaman hias yang nggak butuh terlalu banyak ruang. Merawat tanaman secara rutin sepenuh hati mulai dari menyiram, memangkas daun, hingga memanen akan membantumu meredakan stres.

4. Memasak

Memasak tanpa tekanan yang dilakukan tanpa embel-embel "kewajiban" dan mencoba resep baru merupakan ritual yang menenangkan sekaligus produktif. Tujuannya bukan untuk memenuhi kebutuhan perut orang lain atau mencapai kesempurnaan, tapi mengalihkan diri dari rutinitas yang membuat stres.

Konon, menikmati hasil masakan sendiri, meski hasilnya nggak seenak menu restoran favorit, jauh lebih menenangkan dan menyenangkan, lo!

5. Berjalan Kaki

Karen Liebenguth dari Green Space Coaching menyatakan bahwa berjalan di alam terbuka bisa membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi rasa terisolasi. Kita bisa mencari tempat seperti taman kota, area persawahan, atau kebun dekat rumah untuk memulainya.

6. Melukis atau menggambar

Melukis atau menggambar memberi ruang ekspresi sekaligus melatih fokus. Menurut seniman Jane Lloyd, melukis membutuhkan konsentrasi sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan. Ini bagus untuk memperlambat keseharian yang begitu cepat.

Nggak harus menjadi seniman atau pelukis profesional untuk menekuni hobi ini, karena tujuan utamanya adalah untuk mengekspresikan diri dalam kanvas, bukan menghasilkan lukisan standar pameran nasional. So, kenapa tidak?

Di tengah tantangan hidup kaum urban yang hari-harinya bergelut dengan kemacetan, tekanan kerja, hingga kelelahan digital, memiliki hobi slow living menawarkan cara sederhana untuk kembali terhubung dengan diri sendiri, orang-orang terdekat, dan lingkungan sekitar.

Seberapa cepat pun kamu bergerak, pada akhirnya yang mengisi hati dan pikiran bukanlah itu, tapi seberapa sadar kita menjalani hidup. (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: