BerandaHits
Rabu, 27 Jan 2026 17:55

Waspada Virus Nipah! Hindari Makan Buah Bekas Gigitan Kelelawar

Virus Nipah bisa ditularkan melalui buah yang telah dimakan kelelawar. (via Makassar Terkini)

Kasus virus Nipah kembali naik di India. Kemenkes RI minta masyarakat waspada karena virus ini bisa menular lewat makanan yang terkontaminasi dengan tingkat kematian mencapai 75 persen!

Inibaru.id - Lagi-lagi ada kabar dari dunia kesehatan yang bikin kita harus ekstra waspada nih, Millens. Virus Nipah kembali dilaporkan muncul di India, dan efeknya bikin negara-negara tetangga kayak Thailand dan Taiwan langsung memperketat pintu masuk mereka. Indonesia pun nggak mau kecolongan!

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sudah mewanti-wanti kita semua soal virus ini. Bukan apa-apa, virus Nipah punya tingkat kematian yang cukup ngeri, yakni bisa mencapai 75 persen. Yang bikin makin waspada, penularannya nggak cuma lewat hewan, tapi juga lewat makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Eh, kamu tahu nggak kalau kelelawar adalah "rumah" asli dari virus Nipah? Nah, penularan ke manusia sering terjadi lewat cara yang nggak terduga, salah satunya adalah lewat buah-buahan. Kalau kamu hobi makan buah yang ada bekas gigitan hewan atau nggak dicuci bersih, kamu harus mulai berubah haluan.

Berikut adalah beberapa jalur "ninja" virus Nipah yang perlu kamu tahu:

Buah Bekas Gigitan

Hindari banget mengonsumsi buah yang ada bekas air liur atau urine kelelawar. Kalau lihat buah yang "cuil" dikit di pohon, mending jangan diambil ya.

Makanan Kurang Higienis

Virus ini bisa bertahan di makanan kalau proses pencucian dan pengolahannya nggak benar.

Kontak dengan Hewan dan Manusia

Selain lewat hewan yang terinfeksi, virus ini juga bisa menular antarmanusia lewat kontak erat atau cairan tubuh.

Kenali Gejalanya: Mirip Flu Tapi Lebih Bahaya

Gejala virus Nipah mirip flu tapi lebih parah. (Freepik)

Masalahnya, gejala awal virus Nipah itu "menyamar" jadi flu biasa, jadi sering dianggap remeh. Mulai dari demam, batuk, pilek, sampai mual-muntah.

Tapi, kalau nggak segera ditangani, gejalanya bisa berkembang jadi sesak napas sampai menyerang sistem saraf pusat. Akibatnya bisa fatal, mulai dari penurunan kesadaran, kejang, hingga radang otak. Ngeri banget, kan?

Karena itu, Kemenkes nggak bosan-bosan mengingatkan kita buat tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Caranya simpel tapi ampuh:

  • Cuci Tangan: Pakai sabun dan air mengalir adalah kunci.
  • Cuci dan Kupas Buah: Pastikan buah-buahan yang kamu makan dicuci bersih dan dikupas kulitnya.
  • Jaga Imunitas: Makan bergizi, tidur cukup, dan jangan malas gerak.
  • Lapor Jika Sakit: Kalau kamu baru pulang dari luar negeri (terutama India) dan merasa demam atau sesak napas dalam waktu 14 hari, langsung tancap gas ke fasilitas kesehatan terdekat, ya!

Intinya, nggak perlu panik berlebihan, tapi jangan juga terlalu santai. Tetap jaga kebersihan demi kesehatan kita ya! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: