BerandaAdventurial
Minggu, 7 Feb 2026 20:57

Janjikan Hiburan yang Lebih Inklusif, Pasar Rakyat Semarang 'Dugderan' 2026 Resmi Dibuka

Puncak Dugderan Semarang ditutup dengan kirab dan atraksi pertunjukan. (Humas Pemkot Semarang)

Tradisi pasar rakyat Semarang Dugderan yang selalu digelar jelang bulan Ramadan yakni Dugderan sudah siap untuk dikunjungi.

Inibaru.id - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.

Berlangsung selama 7-16 Februari 2026, tradisi penyambutan Ramadan tahun ini bakal menjadi pesta rakyat yang menyatukan berbagai keberagaman melalui tema Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, untuk tahun ini Dugderan akan menjadi panggung inklusivitas yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bagaimana berbagai suku dan lintas usia menyatu dalam satu kesatuan pawai.

"Kita mengenal Dugderan sebagai tradisi, warisan budaya, tetapi tahun ini, kami ingin Dugderan lebih inklusif, karena inilah identitas Semarang, kota yang terus kita banggakan sebagai rumah bagi harmoni,” ujarnya, Minggu (7/2/2026)

Kehadiran atraksi Rampak Bedug serta dentuman Drumband dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menjadi daya tarik utama. Agustina menjelaskan bahwa inovasi ini dihadirkan untuk memberikan energi baru pada karnaval rakyat yang kini lebih banyak melibatkan komunitas seni lokal.

“Tahun ini, kami juga memberikan sentuhan seni budaya yang lebih kaya dan melibatkan penampil dari berbagai komunitas seni di Kota Semarang. Kehadiran Rampak Bedug dan Drumband PIP juga memberikan nuansa megah yang menyatukan semangat muda dan tua dalam menyambut bulan suci,” paparnya.

Dugderan mulai digelar hari ini sampai 16 Februari 2026. (Humas Pemkot)

Guna menghidupkan ekonomi kerakyatan, kawasan Alun-Alun hingga koridor Semarang Utara ditata dengan zonasi yang lebih rapi.

Sepanjang Jalan Ki Narto Sabdo disulap menjadi area bazar UMKM, sementara sisi Alun-Alun Masjid Agung Semarang hingga Jalan Agus Salim menjadi spot wahana permainan serta panggung hiburan rakyat yang menyuguhkan kesenian lokal hingga dangdut jadoel OM Lorenza.

Agustina berharap Dugderan dapat menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil.

“Saya mengajak seluruh warga untuk datang dan merayakannya dengan penuh kegembiraan, kebersamaan, dan saling menghormati," lontarnya. "Pesan saya, tetap jaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama perayaan.

Agustina berharap, semoga semangat Dugderan memperkuat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, serta membawa berkah bagi masyarakat dan Kota Semarang.

Selama Dugderan, akan ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Jadi, jika pengin turut memeriahkan acara tersebut, ada baiknya kamu tetap mematuhi instruksi petugas dan memanfaatkan sejumlah titik parkir resmi yang telah disiapkan.

Beberapa tempat parkir yang tersedia antara lain di Gedung Parkir Masjid Agung Kauman, Parkir Basement SCJ Matahari, Basement Alun-Alun Pasar Johar, serta sepanjang Jalan Alun-Alun Timur. Semoga nggak berdesak-desakan ya! (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Kenapa Harga Pertamax Belum Turun Meski Ada Penurunan Harga Minyak Dunia? Ini Faktor yang Mempengaruhinya

20 Jun 2026

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: