BerandaAdventurial
Minggu, 7 Feb 2026 09:01

Indahnya Pemandangan Puncak Sigit di Kabupaten Grobogan

Pemandangan Puncak Sigit di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Prima Hore)

Puncak Sigit cukup populer bagi pelaku goweser di Kabupaten Grobogan sebagai destinasi wisata alam andalan.

Inibaru.id - Jika sedang mencari destinasi wisata alam yang tenang, murah, dan belum terlalu ramai, Puncak Sigit di Kabupaten Grobogan layak masuk daftar. Terletak di perbatasan Desa Pojok dan Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon, tempat ini menawarkan pengalaman sederhana seperti mendaki perbukitan, menikmati pemandangan luas dari ketinggian, dan merasakan suasana pedesaan yang masih asri.

Dari pusat Kota Purwodadi, jarak menuju Puncak Sigit sekitar 45 kilometer. Aksesnya bisa ditempuh melalui arah Pulokulon, dengan titik terdekat dari kawasan Stasiun Jambon.

Tapi, jangan bayangkan perjalanan yang mulus tanpa tantangan. Jalan menuju puncak didominasi tanjakan khas perbukitan yang cukup menguras tenaga. Tak heran jika kawasan ini cukup populer di kalangan goweser yang ingin menguji stamina sambil menikmati panorama alam.

Sesampainya di atas, rasa lelah seolah langsung terbayar. Dari Puncak Sigit, kamu bisa melihat hamparan wilayah Kecamatan Pulokulon dari ketinggian. Lanskap perbukitan, sawah, dan pepohonan hijau berpadu menciptakan pemandangan yang menenangkan. Udara di sini pun relatif sejuk dan bersih, cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Selain wisata alam, Puncak Sigit juga memiliki nilai religi. Di puncak bukit terdapat makam Syekh Jufri Al-Masyhur Saifullah, tokoh yang hingga kini masih diziarahi oleh masyarakat sekitar maupun dari luar daerah.

Pemandangan alam di Puncak Sigit. (Gatotkoco Gandrung)

Di dekat makam, tersedia musala sederhana yang biasa digunakan peziarah untuk beribadah. Setiap bulan Asyura, kawasan ini kerap menjadi lokasi haul yang dihadiri cukup banyak orang, meski di hari biasa suasananya cenderung sepi dan damai.

Konon, makam tersebut ditemukan secara tak sengaja saat warga melakukan penggalian batu di kawasan perbukitan. Sejak saat itu, Puncak Sigit mulai dikenal luas. Meski sering dikaitkan dengan cerita-cerita masa lalu, suasana di puncak justru jauh dari kesan angker. Yang terasa justru ketenangan, dengan angin pelan dan pemandangan terbuka sejauh mata memandang.

Di balik harga tiketnya yang masih gratis, fasilitas di Puncak Sigit memang masih sangat terbatas. Beberapa warung kecil terkadang buka untuk melayani pengunjung, namun pengelolaannya belum sepenuhnya tertata. Meski begitu, kondisi ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang mencari “surga tersembunyi” tanpa hiruk pikuk wisata komersial.

Tak jauh dari Puncak Sigit, terdapat beberapa destinasi lain yang bisa sekalian dikunjungi seperti venue gantole dan Sendang Coyo di arah timur. Dengan begitu, dalam satu perjalanan bisa mencakup beberapa spot menarik sekaligus.

Puncak Sigit mungkin bukan destinasi wisata dengan fasilitas lengkap atau spot foto kekinian. Namun justru di situlah pesonanya. Ia hadir apa adanya dengan alam yang indah, udara segar, dan ruang tenang untuk menikmati Grobogan dari sudut yang berbeda. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: