BerandaAdventurial
Jumat, 5 Feb 2026 15:15

Semarang Zoo Sudah Tiadakan Atraksi Tunggang Gajah sejak Awal Januari

Seorang petugas Semarang Zoo saat berinteraksi dengan satwa gajah. (Dok Semarang Zoo)

Semarang Zoo mematuhi regulasi pemerintah dengan menghentikan atraksi tunggang gajah untuk menjalankan praktik konservasi yang etis sekaligus memastikan terciptanya kesejahteraan satwa.

Inibaru.id - Semarang Zoo atau lebih dikenal Kebun Binatang (Bonbin) Mangkang turut angkat bicara terkait larangan atraksi tunggang gajah dari lembaga konservasi. Menanggapi instruksi itu, pihak manajemen memastikan seluruh aktivitas berkaitan dengan hal ini telah dihentikan.

"Penghentian ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi nasional sekaligus komitmen kami untuk memperkuat perlindungan satwa," tegas Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso saat dihubungi Inibaru.id, Kamis (5/2/2026).

Dia menyebutkan, aktivitas resmi dihentikan semenjak Semarang Zoo telah menerima Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor 6 Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Kehutanan pada 18 Desember 2025.

Surat edaran itu memuat kebijakan nasional penghentian seluruh bentuk peragaan tunggang gajah, baik untuk kepentingan komersial maupun non-komersial, di seluruh lembaga konservasi. Regulasi ini, dia mengatakan, bertujuan untuk memperkuat prinsip kesejahteraan satwa serta etika pengelolaan satwa liar di Indonesia.

"Sebagai lembaga konservasi, kami wajib mengikuti aturan ini dan menempatkan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama," jelasnya.

Pedoman Penting Pengelola Satwa

Potret program edukasi Animal Show di Semarang Zoo. (Dok Semarang Zoo)

Menurut Bimo, larangan ini adalah pedoman penting bagi pengelola satwa, terutama untuk lembaga konservasi yang merawat spesies dilindungi seperti gajah yang membutuhkan perhatian ekstra dalam pengelolaannya.

"Untuk mendukung implementasi kebijakan itu, Semarang Zoo sudah secara resmi menghentikan seluruh aktivitas tunggang gajah sejak 1 Januari 2026," ucapnya. "Langkah ini diambil demi menciptakan pengelolaan satwa yang lebih etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kesejahteraan."

Dia menambahkan bahwa kebijakan tersebut juga sejalan dengan praktik yang telah diterapkan sejumlah lembaga konservasi lain di Indonesia. Atraksi tunggang gajah dihentikan demi memprioritaskan perlindungan satwa sekaligus mengembangkan pengalaman edukatif bagi pengunjung.

Sebagai pengganti, Semarang Zoo kini menghadirkan berbagai aktivitas non-tunggang yang tetap memberi ruang interaksi antara pengunjung dengan gajah; mulai dari memberi makan, sesi foto, hingga program edukasi seputar aktivitas harian dan perawatan gajah.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan lancar, konsisten, dan transparan. Kami juga berkomitmen mengembangkan kegiatan konservasi yang inovatif, ramah satwa, dan informatif bagi masyarakat luas," tandas Bimo.

Demi kesejahteraan satwa, aksi tunggang gajah memang sudah tepat jika dihentikan. Masih banyak bentuk interaksi lain yang lebih menyenangkan, bukan? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Segarnya Nasi Pindang Kranggan Bu Bas, Legenda Kuliner Kota Semarang

30 Jan 2026

Film Korea 'Pavane' Bakal Tayang di Netflix pada 20 Februari 2026

30 Jan 2026

Tahap Final Pengajuan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional

30 Jan 2026

Pembangunan Jembatan Mangkang Wetan Terhalang Sengketa Lahan

30 Jan 2026

Lawan Arah Bukan Sekadar Melanggar Aturan, Tapi Soal Pola Pikir

30 Jan 2026

Antiapek, Ini Tips Jemur Baju Tetap Wangi Meski Matahari Lagi Cuti

30 Jan 2026

Bubur Krajan Limbangan, Legenda Kuliner dari Kabupaten Kendal

31 Jan 2026

Mengintip Keseruan 'The Village Barber', Reality Show Terbaru Park Bo-Gum

31 Jan 2026

Refleksi Kasus IHSG Anjlok, Tanggung Jawab Moral, dan Tradisi Lengser Keprabon

31 Jan 2026

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jawa Tengah Sepekan ke Depan

31 Jan 2026

Waspada! Nanoplastik Bikin Bakteri di Air Minum Makin Kebal Disinfektan

31 Jan 2026

Kenali 6 Tanda Tubuh Kamu Sudah Kelebihan Minum Air Menurut Dokter

31 Jan 2026

Syahdunya Deburan Ombak di Pantai Bunton Cilacap

1 Feb 2026

Alasan Kita Rupawan saat Bercermin, Tapi Jelek saat Selfie

1 Feb 2026

Tradisi Nyadran, Akulturasi Budaya yang Melekat di Masyarakat Jawa

1 Feb 2026

Dari Montevideo, Terciptalah Nama Futsal: 'Sepak Bola' Mini yang Mendunia

1 Feb 2026

32 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bupati Semarang Siapkan Bantuan hingga Rp15 Juta!

1 Feb 2026

Biar Nggak Salah Olah, Ini Perbedaan Tahu Kuning dan Putih

1 Feb 2026

Selain Pemandangan Alam, Curug Citepus Cilacap Tawarkan Serunya Pengalaman

2 Feb 2026

Penyebab Pesan WhatsApp Baru Sampai Hanya saat Aplikasi Dibuka

2 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: