Inibaru.id – Pernah merasa WhatsApp tiba-tiba nggak berfungsi dengan normal? Ponsel aktif, sinyal ada, tapi pesan baru baru muncul setelah aplikasinya dibuka manual. Buat yang mengandalkan WhatsApp untuk kerja atau urusan penting, situasi seperti ini jelas bikin geregetan. Padahal, fungsi utama aplikasi pesan instan ya memberi notifikasi real time. Lalu, kenapa WhatsApp terkadang harus dibuka dulu baru mau menerima pesan?
Masalah ini sebenarnya cukup umum dan penyebabnya beragam. Bukan selalu karena WhatsApp error, tapi sering kali dipicu oleh pengaturan ponsel atau kondisi jaringan yang kurang ideal. WhatsApp sendiri bekerja dengan mengandalkan koneksi internet dan sistem notifikasi di perangkat. Kalau salah satu “mata rantai” ini terganggu, pesan bisa telat muncul.
Baca Juga:
Tips Bikin Status WhatsApp Tidak BuramPenyebab paling klasik tentu saja koneksi internet yang tidak stabil. Saat sinyal lemah atau data sedang tersendat, pesan memang tetap masuk ke server WhatsApp, tapi gagal “didistribusikan” ke ponsel secara langsung. Akibatnya, notifikasi tidak muncul dan pesan baru terlihat setelah aplikasi dibuka. Hal serupa juga bisa terjadi ketika ponsel sering berpindah jaringan, misalnya dari WiFi ke data seluler.
Selain soal jaringan, pengaturan notifikasi sering jadi biang kerok yang tak disadari. Notifikasi WhatsApp bisa saja mati di pengaturan aplikasi atau pengaturan sistem ponsel. Ada juga kasus ketika notifikasi aktif, tapi dibatasi. Misalnya, ada pengaturan yang bikin notifikasi tidak boleh muncul di layar kunci atau tidak boleh berbunyi. Efeknya sama: pesan ada, tapi tidak “terasa” datang.
Faktor lain yang kerap luput diperhatikan adalah pembatasan aktivitas di latar belakang. Baik ponsel Android maupun iOS punya fitur penghemat baterai dan data yang bisa membatasi kerja aplikasi saat tidak dibuka. Kalau WhatsApp “dikunci” agar tidak berjalan di background, aplikasi ini tidak bisa mengambil pesan baru secara otomatis. Pesan pun menumpuk dan baru masuk ketika WhatsApp dibuka.
Mode Jangan Ganggu (Do Not Disturb) juga sering jadi tersangka. Saat mode ini aktif, hampir semua notifikasi disembunyikan, termasuk dari WhatsApp. Begitu pula dengan fitur mute pada chat atau grup tertentu. Dampaknya, pesan tetap masuk, tapi notifikasinya sengaja dibisukan.
Kabar baiknya, masalah ini biasanya mudah diatasi. Mulailah dari hal sederhana seperti cek koneksi internet dan pastikan stabil. Lalu periksa pengaturan notifikasi WhatsApp dan sistem ponsel. Pastikan juga WhatsApp diizinkan menggunakan data di latar belakang dan tidak masuk daftar aplikasi yang dibatasi. Jika perlu, bersihkan cache, restart aplikasi, atau bahkan restart ponsel. Terakhir, jangan lupa memperbarui WhatsApp ke versi terbaru.
Tak kalah penting, bug aplikasi atau sistem juga bisa memicu masalah ini. Versi WhatsApp yang sudah usang atau sistem ponsel yang belum diperbarui terkadang membawa gangguan kecil yang berdampak ke notifikasi. Cache aplikasi yang menumpuk pun bisa membuat kinerja WhatsApp jadi tidak optimal.
Dengan sedikit “beres-beres” pengaturan, WhatsApp biasanya akan kembali normal. Hal ini bikin pesan kembali masuk tepat waktu, tanpa perlu aplikasinya dibuka dulu. (Arie Widodo/E07)
