BerandaInspirasi Indonesia
Sabtu, 30 Jan 2026 19:55

Antiapek, Ini Tips Jemur Baju Tetap Wangi Meski Matahari Lagi Cuti

Musim hujan sering bikin jemuran apek. (via Tribunnews)

Musim hujan datang, cucian menumpuk dan bau apek mengintai? Jangan panik! Dengan teknik jemur yang benar dan sedikit trik dapur, bajumu bakal tetap wangi segar seharian.

Inibaru.id - Hujan lagi sering-seringnya turun nih, Gez! Kalau sudah begini, drama paling menyebalkan buat kita yang tinggal di kos atau rumah tanpa mesin pengering adalah jemuran apek!

Nggak ada yang lebih menyedihkan daripada sudah capek-capek nyuci, pas kering baunya malah kayak handuk lembap yang lupa dijemur. Bau apek ini sebenarnya muncul karena bakteri yang berkembang biak di serat kain yang lembapnya terlalu lama. Tapi tenang, Inibaru.id sudah merangkum tips jitu biar cucianmu tetap wangi aesthetic meski matahari lagi hobi sembunyi. Simak, yuk!

1. Rahasia di Balik Cairan Pencuci

Langkah pertama dimulai dari ember cucianmu. Di musim hujan, jangan cuma asal pakai detergen. Pilih detergen yang punya kandungan antibakteri atau khusus untuk menjemur di dalam ruangan (indoor dry).

Tips tambahan: tambahkan sedikit cuka apel atau soda kue ke dalam rendaman. Eits, jangan takut bau asam, karena cuka akan menguap dan justru efektif membunuh bakteri penyebab bau apek serta melembutkan kain secara alami.

2. Maksimal dalam Memeras

Pastikan jemuran sudah diperas semaksimal mungkin untuk menghalangi bakteri berkembangbiak. (Shutterstock)

Kalau kamu nyuci pakai tangan, pastikan kamu memeras baju sekuat tenaga sampai nggak ada air yang menetes. Kalau pakai mesin cuci, lakukan proses spin atau pengeringan sebanyak dua kali. Semakin sedikit kadar air yang tersisa di serat kain, semakin cepat baju kering, dan semakin kecil kemungkinan bakteri "pesta pora" di bajumu.

3. Teknik Jemur "Larik Berjarak"

Jemur baju di musim hujan itu ada seninya, Gez! Jangan asal tumpuk atau dijajalin sampai rapat. Beri jarak minimal 5-10 cm antar gantungan baju. Sirkulasi udara adalah kunci utama.

Kalau jemur di dalam ruangan, gunakan teknik "Arch Shape". Caranya, jemur pakaian yang panjang (seperti celana jeans atau long dress) di bagian pinggir, dan pakaian yang lebih pendek di bagian tengah. Pola melengkung ini menciptakan aliran udara yang lebih baik di bawah jemuran.

4. Manfaatkan "Bantuan" Teknologi (Selain Matahari)

Nggak punya mesin pengering mahal? Tenang, kamu bisa pakai kipas angin. Arahkan kipas angin ke arah jemuran untuk membantu menguapkan air lebih cepat. Kalau kamu punya hairdryer, bisa banget dipakai untuk bagian-bagian yang susah kering seperti kerah, ketiak, atau pinggang celana.

Satu lagi tips rahasia: letakkan beberapa lembar koran bekas di bawah jemuran dalam ruangan. Koran sangat efektif menyerap kelembapan udara di sekitar jemuran, lho!

5. Jangan Langsung Masuk Lemari

Penyebab uban, eh maksudnya penyebab bau apek yang paling sering adalah sifat "kebelet". Karena merasa sudah kering, kita langsung melipat dan memasukkannya ke lemari. Padahal, mungkin masih ada sisa lembap di serat terdalam. Sebaiknya, setelah kering, angin-anginkan dulu sebentar atau setrika baju dengan suhu yang pas agar sisa uap air benar-benar hilang.

Baju wangi itu bukan cuma soal detergen mahal, ya, Gez, tapi soal seberapa pintar kamu ngatur sirkulasi udara!

Gimana? Sudah siap perang lawan jemuran apek besok pagi? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: