BerandaHits
Minggu, 31 Jan 2026 11:01

Mengintip Keseruan 'The Village Barber', Reality Show Terbaru Park Bo-Gum

Park Bo-gum membintangi serial reality show "The Village Barber". (TvN)

Pengin melihat Park Bo-gum tampil lebih apa adanya, bukannya jadi aktor di drama romantis? Pantengin deh "The Village Barber" yang mulai tayang pada Jumat (30/1/2026) ini.

Inibaru.id - Park Bo-gum kembali menyapa penonton layar kaca, kali ini bukan sebagai aktor drama romantis, melainkan sebagai tukang cukur di desa terpencil. Lewat variety show terbaru tvN berjudul The Village Barber, Park Bo-gum tampil dengan peran yang terasa sederhana, hangat, sekaligus dekat dengan kehidupan sehari-hari. Acara ini menjadi angin segar di tengah deretan program hiburan Korea yang penuh kompetisi dan konsep besar.

The Village Barber mengikuti kisah Park Bo-gum bersama dua sahabatnya, Lee Sang-yi dan Kwak Dong-yeon, saat mereka membuka barbershop sementara di sebuah desa. Di tempat itu, mereka tak hanya merapikan rambut warga, tetapi juga berbagi cerita, tawa, dan kehangatan.

Park Bo-gum bertugas sebagai barber utama. Sementara itu, Lee Sang-yi menangani pelayanan pelanggan sekaligus perawatan kuku. Di sisi lain, Kwak Dong-yeon sibuk di dapur menyiapkan makanan.

Konsep acaranya sekilas terlihat tenang, namun produser Son Soo-jung justru menyebut sebaliknya. Dalam sesi wawancara jelang penayangan, ia mengatakan bahwa acara ini penuh kejutan.

“Kalau dilihat dari luar memang kelihatan damai, tapi di dalamnya banyak momen chaos yang bikin ketawa. Ada ‘dopamine’ dari interaksi dengan warga desa, dan ada juga kehangatan saat ketiganya bersama,” ujarnya sebagaimana dinukil dari Korea JoongAng Daily pada Kamis (29/1/2026).

Aktivitas para pemeran di 'The Village Barber'. (TvN)

Menariknya, peran Park Bo-gum sebagai tukang cukur bukan sekadar akting. Ia memang memiliki lisensi barber nasional yang didapat saat menjalani wajib militer. Namun demi acara ini, Park tetap melakukan persiapan ekstra.

“Aku terbiasa memotong rambut laki-laki. Tapi untuk acara ini aku belajar lebih jauh, termasuk styling rambut perempuan. Rasanya deg-degan tapi menyenangkan,” kata Park Bo-gum.

Di sisi lain, Lee Sang-yi mengaku terkesan dengan suasana syuting yang jauh dari hiruk-pikuk kota. “Kami benar-benar hidup seperti warga desa. Bangun pagi, mengurus pekerjaan, ngobrol dengan orang-orang yang baru dikenal. Rasanya hangat dan jujur,” ujarnya.

Sementara itu, Kwak Dong-yeon menambahkan bahwa memasak untuk warga memberikan pengalaman emosional tersendiri. “Melihat orang tersenyum setelah makan masakan kita, itu rasanya beda,” katanya.

Park Bo-gum sendiri menggambarkan The Village Barber dengan satu kata unik; “ondol,” merujuk pada sistem pemanas lantai tradisional Korea. Layaknya ondol, acara ini hangat, nyaman, dan bikin orang ingin berkumpul. Dia pun berharap acara ini bisa ditonton siapa saja bersama keluarga, dan bisa memberikan ketenangan.

Dengan nuansa pedesaan, visual musim dingin yang lembut, serta chemistry hangat antar pemain, The Village Barber terasa seperti pelukan di hari dingin. Bukan sekadar acara hiburan, tapi juga pengingat bahwa perhatian kecil dan obrolan sederhana bisa punya arti besar.

The Village Barber akan mulai tayang pada Jumat (30/1) dan hadir seminggu sekali pada hari tersebut. Tertarik menontonnya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: