Inibaru.id - Tersembunyi di balik perbukitan hijau Cilacap, Curug Citepus menjadi salah satu destinasi wisata alam yang masih relatif sepi pengunjung. Air terjun ini berada di Desa Citepus, Kecamatan Jeruklegi, dan berjarak kurang lebih 31 kilometer ke arah utara dari pusat kota Cilacap. Meski belum setenar curug-curug lain di Jawa Tengah, pesona yang ditawarkan Curug Citepus tidak kalah memikat, terutama bagi pencinta suasana alam yang tenang dan alami.
Curug Citepus dikenal dengan aliran airnya yang jernih dan suasana sejuk di sekitarnya. Pepohonan yang tumbuh rimbun di sekitar lokasi menciptakan nuansa hijau yang menenangkan mata. Menariknya, di bawah aliran air terjun terdapat kolam alami yang jernih dan cukup menggoda. Kolam ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk berenang atau sekadar bermain air sambil menikmati segarnya air pegunungan.
Salah satu hal yang membuat Curug Citepus terasa istimewa adalah lokasinya yang masih jauh dari keramaian. Tidak banyak suara bising kendaraan atau hiruk-pikuk wisatawan. Yang terdengar justru gemericik air jatuh dari tebing dan suara alam di sekitarnya.
Dari beberapa titik di kawasan curug, pengunjung juga bisa melihat hamparan sawah milik warga yang terbentang luas, lengkap dengan aktivitas pertanian yang berubah sesuai musim tanam dan panen.
Perjalanan menuju Curug Citepus memang membutuhkan sedikit usaha. Setelah kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang melewati area hutan dan perkebunan sekitar 400 meter. Jalurnya tergolong trekking ringan, namun tetap menantang, terutama saat musim hujan karena jalan bisa menjadi licin. Meski begitu, perjalanan ini justru menjadi bagian dari pengalaman wisata yang menyenangkan bagi mereka yang suka berpetualang.
Setibanya di lokasi, rasa lelah akan langsung terbayar. Selain bermain air dan berenang, Curug Citepus juga cocok dijadikan tempat piknik sederhana. Banyak pengunjung yang datang bersama teman atau keluarga untuk duduk santai, mengobrol, dan menikmati bekal di tengah alam terbuka.
Bagi penggemar fotografi, tempat ini juga menawarkan banyak sudut menarik, mulai dari air terjun bertingkat, kolam alami, hingga lanskap sawah dan pepohonan hijau.
Soal biaya, Curug Citepus tergolong ramah di kantong. Tidak ada tiket masuk khusus yang harus dibayar. Pengunjung biasanya hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Namun karena fasilitas di sekitar lokasi masih terbatas, sebaiknya datang dengan persiapan yang cukup, seperti membawa makanan, minuman, dan perlengkapan pribadi.
"Biaya parkir seikhlasnya saja. Setelah itu jalan kaki. Sebaiknya bawa bekal sendiri pas ke sana," saran salah seorang warga Cilacap yang pernah main ke air terjun tersebut, Giri Kusumo pada Jumat (30/1/2026).
Curug Citepus cocok untuk siapa saja yang ingin sejenak menjauh dari rutinitas dan menikmati alam dalam suasana yang lebih tenang. Dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, keindahan Curug Citepus bisa terus dinikmati oleh banyak orang di masa mendatang. (Arie Widodo/E07)
