BerandaHits
Sabtu, 6 Feb 2026 09:01

Cara Bikin Rumah Sendiri Blur di Google Maps

Rumah yang sudah diblur di Google Maps. (Google Street View)

Demi alasan privasi, sebagian orang memilih untuk memburamkan rumahnya di Google Street View, salah satu fitur dari Google Maps. Begini cara untuk bisa melakukan hal tersebut.

Inibaru.id - Di era serba digital seperti sekarang, Google Maps sudah jadi andalan banyak orang untuk mencari alamat, mengecek rute tercepat, sampai “mengintip” kondisi sekitar lokasi tujuan lewat fitur Google Street View. Praktis memang. Tapi di sisi lain, ada juga yang merasa kurang nyaman ketika tampilan rumahnya bisa terlihat jelas oleh siapa saja di internet.

Karena terpampang di Google Maps, pagar, teras, bahkan kendaraan yang terparkir ikut terekspos. Kalau kamu termasuk yang risih soal ini, tenang, ada cara bikin rumah sendiri blur di Google Maps.

Google sebenarnya cukup sadar soal isu privasi. Karena itu, mereka menyediakan fitur khusus agar pengguna bisa mengajukan permintaan pemburaman (blur) pada objek tertentu di Street View, termasuk rumah tinggal. Fitur ini bisa dimanfaatkan siapa saja dan prosesnya relatif mudah, tanpa perlu keahlian teknis khusus.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menemukan lokasi rumah di Google Maps. Kamu bisa membukanya lewat browser di komputer atau lewat aplikasi di ponsel. Ketik alamat rumah secara lengkap sampai pin lokasi muncul.

Setelah itu, masuk ke mode Street View dengan mengklik foto atau ikon jalanan sampai tampilan visual rumahmu terlihat jelas dari sudut pandang jalan.

Kamu bisa meminta Google untuk memburamkan rumahmu di Google Maps. (Google Street View)

Kalau sudah masuk ke Street View, coba perhatikan bagian pojok kanan bawah layar. Di sana ada opsi bertuliskan “Laporkan masalah”. Nah, menu inilah yang jadi pintu masuk untuk mengajukan permintaan blur. Setelah diklik, kamu akan diarahkan ke halaman formulir pelaporan yang disediakan Google.

Di formulir tersebut, kamu diminta menentukan area mana yang ingin diburamkan. Google memberi beberapa pilihan seperti rumah, wajah seseorang, kendaraan, atau objek lain yang dianggap sensitif. Pastikan kamu memilih area dengan tepat agar tidak salah sasaran. Lalu, isi alasan permintaan secara singkat tapi jelas, misalnya demi menjaga privasi keluarga atau keamanan rumah.

Setelah semua kolom terisi, tinggal kirim permintaan tersebut ke Google. Proses selanjutnya sepenuhnya ada di tangan Google. Mereka akan meninjau laporan yang masuk sebelum memutuskan apakah pemburaman disetujui atau tidak. Jadi, jangan kaget kalau hasilnya tidak langsung terlihat dalam hitungan jam atau hari.

Satu hal penting yang perlu kamu tahu: blur yang sudah disetujui bersifat permanen. Artinya, tampilan rumah yang diburamkan tidak bisa dikembalikan ke kondisi semula. Karena itu, sebelum mengajukan permintaan, pastikan kamu benar-benar yakin dengan keputusan tersebut.

Meski terlihat sepele, fitur ini cukup membantu banyak orang untuk merasa lebih aman di ruang digital. Dengan memanfaatkan opsi blur di Google Maps, kamu tetap bisa hidup berdampingan dengan teknologi tanpa harus mengorbankan privasi. Jadi, kalau tampilan rumahmu di Street View bikin nggak nyaman, mungkin ini saatnya klik “Laporkan masalah” dan tarik batas privasi versi kamu sendiri. (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: