BerandaHits
Selasa, 9 Feb 2026 11:01

K-Hiking, Tren Mendaki Gunung di Korea yang Makin Populer

Mendaki gunung di Korea, khususnya di dekat kota besar, semakin digemari. (Olamelama)

Yang menarik dari fenomena K-hiking, gerbang pendakian terkadang bisa dicapai dengan subway. Jalur pendakian juga sudah sangat bagus.

Inibaru.id — Kalau biasanya naik gunung identik dengan perjalanan jauh, bangun dini hari, dan logistik ribet, di Korea Selatan ceritanya bisa sangat berbeda. Di Seoul, kamu bahkan bisa naik subway lalu langsung ketemu gerbang pendakian gunung. Fenomena inilah yang belakangan dikenal dengan sebutan K-hiking, tren mendaki gunung di Korea yang makin digandrungi warga lokal sampai turis mancanegara.

Bayangkan saja: turun dari stasiun, disambut pemandangan pegunungan hijau (atau bersalju saat musim dingin), lalu tinggal jalan sedikit sudah sampai di jalur pendakian. Salah satu contoh paling populer adalah kawasan Bukhansan National Park, yang jaraknya cuma hitungan menit jalan kaki dari transportasi umum. Praktis, murah, dan tetap dapat sensasi petualangan.

Yang bikin K-hiking terasa “naik level” adalah fasilitasnya. Di beberapa titik kota, Seoul punya Seoul Hiking Tourism Center, semacam basecamp modern buat pendaki. Di sini pengunjung bisa ganti baju, menyimpan barang di loker, bahkan menyewa perlengkapan lengkap mulai dari sepatu gunung, jaket outdoor, sampai crampon buat jalur es. Harganya pun ramah kantong, jauh dari kesan mahal ala toko outdoor.

Buat pemula, ini jelas surga. Nggak perlu investasi alat mahal dulu, tapi tetap bisa naik gunung dengan aman dan nyaman. Petugasnya juga siap membantu memilih rute sesuai kemampuan, lengkap dengan peta dan penjelasan jalur. Mau santai atau agak menantang, tinggal pilih.

Seoul Hiking Tourism Center di Korea Selatan. (Koreatimes/Park Jin-hai)

Soal trek, gunung-gunung di sekitar Seoul terkenal rapi dan terawat. Banyak jalur sudah dilengkapi tangga kayu, pagar pengaman, papan penunjuk arah, sampai bangku istirahat. Bahkan di beberapa titik ada area piknik kecil, sesuatu yang jarang ditemukan di jalur pendakian negara lain. Hiking di sini bukan sekadar menantang fisik, tapi juga bikin nyaman.

Menariknya lagi, meski berada di alam terbuka, sinyal ponsel tetap kencang. Ada pendaki yang bisa langsung upload foto puncak gunung ke media sosial tanpa drama mencari jaringan dulu. Perpaduan alam dan teknologi ini jadi ciri khas K-hiking yang bikin banyak turis terkesima.

Fenomena ini juga mencerminkan gaya hidup orang Korea yang gemar aktivitas luar ruang tapi pengin segalanya tetap praktis. Di tengah kota super sibuk, mereka masih bisa “kabur sebentar” ke alam tanpa harus cuti panjang. Pagi naik subway, siang sudah di puncak gunung, sore balik ngopi di kafe.

Buat wisatawan asing, K-hiking terasa seperti pengalaman unik: petualangan alam rasa urban lifestyle. Tidak heran kalau jumlah turis yang menjajal hiking di Korea terus meningkat setiap tahun.

Singkatnya, K-hiking bukan cuma soal mendaki gunung. Ini tentang bagaimana Seoul berhasil menyatukan kota modern dengan alam terbuka secara mulus. Dan setelah melihat betapa gampangnya akses dan fasilitasnya, wajar kalau tren ini makin booming, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Mulai 1 Oktober, Semua Merchant Bisa Nikmati Transaksi QRIS Bebas Biaya

24 Agu 2026

Mengenal Sekaten, Tradisi Maulid Nabi Warisan Dakwah Wali Songo

25 Agu 2026

Indonesia Mulai Program PLTS, 14 Proyek Jadi Tahap Awal

26 Agu 2026

Wayang Klithik, Wayang Kayu Pipih yang Lahir dari Tradisi Jawa dan Bunyi "Klithik"

27 Agu 2026

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

28 Agu 2026

ARTOTEL Gajahmada Semarang Hadirkan “Layers of Living”, Pameran Dua Seniman dengan Perspektif Berbeda

28 Agu 2026

Berburu Barang Antik di Solo? Ini 3 Tempat Favorit yang Wajib Dikunjungi Kolektor

29 Agu 2026

Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet Pelanggan

31 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: