BerandaHits
Rabu, 20 Feb 2024 08:19

Kelelahan Ekstrem Bisa Berujung pada Kematian

Dengarkan tubuhmu ketika lelah. (via Tribunnews)

Adanya beeberapa petugas KPPS yang meninggal secara mendadak akibat kelelahan membuat kita bertanya-tanya. Kok bisa kelelahan menyebabkan kematian mendadak?

Inibaru.id - Kelelahan yang ekstrem dapat menyebabkan kematian mendadak melalui beberapa mekanisme, termasuk kegagalan organ, gangguan irama jantung, atau bahkan kecelakaan karena keterbatasan kognitif yang disebabkan oleh kelelahan. Misalnya, kelelahan yang parah dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran saat mengemudi atau melakukan aktivitas berbahaya lainnya, yang dapat berujung pada kecelakaan fatal.

Tanda-tanda bahwa seseorang harus beristirahat dari aktivitasnya untuk menghindari risiko kematian mendadak akibat kelelahan meliputi:

1. Kelelahan yang berlebihan dan terus-menerus tanpa pemulihan yang memadai.

2. Penurunan kinerja fisik dan kognitif yang signifikan.

Kelelahan ekstrem bisa menyebabkan kematian mendadak. (via Kompas)

3. Gangguan tidur yang kronis atau tidak memadai.

4. Penurunan nafsu makan dan dehidrasi.

5. Gejala fisik seperti denyut jantung yang tidak teratur, pusing, atau pingsan.

6. Perubahan mood yang drastis seperti kecemasan atau depresi yang tidak bisa diatasi.

Penting untuk mendengarkan tubuh dan memberikan istirahat yang cukup ketika diperlukan untuk mencegah akumulasi kelelahan yang berbahaya.

Jika seseorang mengalami tanda-tanda kelelahan yang parah, sangat penting untuk segera beristirahat dan, jika diperlukan, mencari bantuan medis. Jadi, jangan terlalu ngoyo ketika bekerja ya, Millens. Ingat, nyawamu nggak akan pernah sebanding dengan upahmu. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Temuan Prasasti di Klaten Bukan yang Pertama, Diduga Terhubung dengan Dua Prasasti Era Kolonial

18 Jun 2026

AMSI Dorong Kolaborasi Media untuk Menghadirkan Informasi Iklim yang Lebih Kredibel

19 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: