BerandaHits
Rabu, 28 Apr 2020 11:16

Kasus Stiker Hand Sanitizer, Bupati Klaten: Terima Kasih, Netizen

Hand sanitizer dengan stiker wajah Bupati Klaten. (twitter.com/jembarutama27)

Beberapa waktu lalu, warganet Twitter ramai membahas hand sanitizer dengan stiker bergambar wajah Bupati Klaten. Berikut adalah klarifikasi sang Bupati terkait hal ini.

Inibaru.id – Pada Senin (27/4/2020) lalu, media sosial Twitter diramaikan dengan tagar #BupatiKlatenMemalukan. Tagar ini bahkan sempat masuk Trending Indonesia. Usut punya usut, ternyata tagar ini disebabkan oleh aksi Bupati Klaten Sri Mulyani yang membagikan hand sanitizier. Masalahnya, pada kemasan hand sanitizer tersebut terpampang wajahnya.

Warganet menganggap tindakan sang bupati sebagai penyelewengan. Ditambah dengan adanya dugaan bahwa hand sanitizer tersebut berasal dari bantuan Kementerian Sosial (Kemensos), kecaman warganet semakin menjadi.

Kasus ini bahkan sampai menyeret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Akun Twitter Ganjar berkali-kali di-mention oleh warganet yang melaporkan permasalahan ini.

Ganjar pun menanggapi laporan warganet dengan memberikan cuitan balasan.

Injih, saya kasih peringatan! Cc @YaniSunarno," tulis Ganjar di akun Twitternya.

Tahu namanya menjadi pembicaraan warganet, Sri Mulyani pun angkat bicara. Dia memberikan klarifikasi di akun Twitter yang diduga adalah miliknya. Dia mengaku nggak berniat bikin gaduh, apalagi mengambil keuntungan pribadi lewat sumbangan.

Bupati Klaten memberikan klarifikasi terkait dengan hand sanitizer dengan stiker wajahnya (Merahputih/Ismail)

Kepada seluruh netizen, saya sampaikan terima kasih atas saran, kritik, dan masukannya. Berkaitan dengan bantuan hand sanitizer kepada masyarakat, saya sampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang terjadi di teknis lapangan,” tulisannya di akun @YaniSunarno.

Sri menganggap keberadaan stiker di hand sanitizer murni kesalahan teknis tanpa maksud terselubung apapun. Dia pun menambahkan bila bantuan sembako yang diserahkan kepada kantor DPC PDIP Klaten murni berasal dari dana pribadinya, bukan dari bantuan Kementrian Sosial (Kemensos).

Sedangkan untuk bantuan sembako yang saya serahkan di kantor DPC adalah dana pribadi saya selaku ketua DPC PDIP kab Klaten. Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang nggak mengenakkan ini. Terima kasih,” tambahnya.

Semoga dengan klarifikasi dari Bupati Klaten ini bisa memberikan titik terang ke kalian ya, Millens! (Sua/MG31/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: