BerandaHits
Sabtu, 1 Jan 2021 11:00

Kapur Tulis atau Spidol, Lebih Baik Mana untuk Sekolah?

Di sekolah, ada papan tulis yang memakai kapur dan spidol. (Flickr/ashycat)

Ada anggapan sekolah dengan papan tulis spidol lebih maju dibandingkan dengan sekolah yang masih memakai papan tulis kapur. Benar nggak sih?

Inibaru.id – Sekolah memang sudah lama libur karena pandemi Covid-19. Tapi, nggak ada salahnya kan kalau kita membahas tentang fakta-fakta menarik soal sekolah. Salah satunya adalah penggunaan kapur tulis atau spidol. Jika dicermati, di Indonesia ada sekolah yang tetap memakai papan tulis hitam, namun ada juga yang sudah memakai papan tulis dengan spidol. Sebenarnya, lebih baik mana sih, memakai kapur atau spidol di sekolah?

Entah dari mana asalnya, ada anggapan bahwa sekolah yang memakai papan tulis untuk spidol dianggap sebagai sekolah yang lebih modern atau lebih maju. Sementara, kebanyakan sekolah di daerah atau bahkan wilayah terpencil masih memakai papan tulis kapur. Menariknya, di negara-negara maju seperti Jepang, kebanyakan masih memakai papan tulis untuk kapur. Di Tokyo, misalnya, kebanyakan sekolah masih memakai jenis papan tulis ini.

Warganet pemilik akun Yahoo bernama Budiman Ramadhan menyebut penggunaan kapur tulis di sekolah-sekolah Jepang ternyata ada alasannya. Papan tulis hitam ternyata memiliki visibilitas lebih baik dari papan tulis spidol. Hal ini disebabkan oleh papan tulis ini menyerap cahaya sehingga tidak akan memantulkan cahaya silau lainnya dari lampu atau luar ruangan. Otomatis, siswa yang duduk di belakang akan tetap bisa melihat tulisan di papan tersebut.

Ternyata, papan tulis yang ditujukan untuk kapur lebih baik dari papan tulis spidol. (Flickr/ Quinn Dombrowski)

Selain itu, jika dicermati, hasil tulisan dengan spidol di papan tulis belum tentu bisa setebal hasil tulisan dengan kapur. Padahal, ketebalan tulisan ini penting untuk dilihat anak-anak yang duduk di bagian belakang.

Nah di Indonesia, banyak yang mengeluhkan papan tulis untuk kapur bisa menyebabkan debu. Debu ini bisa memicu polisi atau bahkan batuk-batuk. Untungnya, masalah ini sebenarnya sudah diatasi oleh produsen kapur. Ada kok kapur tulis bebas debu alias dust free.

Keberadaan kapur ini dianggap lebih menghemat anggaran belajar mengajar. Papan tulis juga nggak akan memantulkan cahaya sehingga proses belajar siswa nggak akan terganggu.

Melihat fakta ini, jangan sembarangan mencibir sekolah yang masih memakai papan tulis kapur, ya? Bisa jadi mereka sudah tahu soal fakta-fakta kelebihan ini. (Twi/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: