BerandaHits
Sabtu, 12 Sep 2025 21:11

Kaligawe Bergerak: Dari 'Kampung Hitam' menuju 'Kampung Putih'

Kampung Kaligawe di Semarang yang dulu dikenal sebagai 'kampung hitam' kini bertransformasi menjadi 'kampung putih' melalui gerakan sosial dan spiritual bersama komunitas Santrendelik. Perubahan ini diwujudkan lewat Festival Banjir Kanal Timur 2025 sebagai simbol harapan dan kerukunan warga.

Inibaru.id – Selama bertahun-tahun, sebuah kampung di Kaligawe, Semarang, dikenal dengan sebutan “kampung hitam.” Julukan itu bukan muncul tanpa alasan: cerita tentang mabuk, pencurian, dan kriminalitas membuat stigma itu melekat kuat. Dari luar, orang hanya melihat sisi gelapnya, tanpa menyadari wajah-wajah manusia di dalamnya. Namun, warga kampung kini ingin menulis ulang kisah mereka.

"Tidakkah setiap manusia berhak atas kesempatan kedua? Tidakkah sebuah kampung pun bisa lahir kembali, sebagaimana manusia belajar dari luka?” Pertanyaan itulah yang kini dijawab dengan langkah berani: mereka memilih putih. Putih di sini bukan sekadar warna. Putih adalah kerukunan yang tumbuh dari luka, awal baru yang lahir dari pengakuan, harapan yang menyingkirkan stigma. Warga kampung ingin membuktikan bahwa perubahan bukan hanya mungkin, tetapi sedang benar-benar terjadi.

Sebagai simbol transformasi, akan digelar sebuah perayaan bertajuk “Festival Banjir Kanal Timur” pada 13-14 September 2025. Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan kebersamaan: lomba rakyat, kirab budaya, hingga pengajian akbar.

Dalam proses transformasi ini, warga Kaligawe tak berjalan sendiri. Mereka akan didampingi oleh Santrendelik, komunitas mengaji yang sedekade terakhir telah menjadi wadah bagi kalangan muda untuk menyeriusi kajian Islam dengan suasana santai dan nyaman. Salah satu program utama Santrendelik adalah Kampung Tobat, sebuah inisiatif pendampingan sosial yang membantu kampung-kampung membangun budaya tobat, memperkuat nilai spiritual, dan memulihkan hubungan sosial.

Pendekatan yang dilakukan Santrendelik diharapkan tidak hanya simbolis, tetapi menciptakan perubahan perilaku yang konsisten dan berkelanjutan.

Gerakan ini diharapkan dapat menggeser stigma lama: dari kampung hitam menjadi kampung putih, kampung rukun, kampung yang berani berharap. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk para tokoh, pemerintah kota, media, hingga masyarakat luas, sangat diharapkan agar perubahan ini tidak berhenti di langkah awal.

Perubahan tidak selalu dimulai dari gedung megah atau mimpi besar. Kadang, ia lahir dari lorong sempit sebuah kampung yang berani berkata: cukup sudah. Inilah kisah Kaligawe, dari hitam menuju putih, dari stigma menuju kerukunan, dari masa lalu yang berat menuju masa depan penuh harapan. (Ike Purwaningsuh/E01)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: