BerandaHits
Minggu, 1 Jun 2024 21:28

Jeriken, Wadah yang Ditemukan untuk Memenuhi Keinginan Hitler

Jeriken, wadah tang awalnya untuk memenuhi logistik Perang Dunia II. (Kompas/Zintan Prihatini)

Hingga hari ini, jeriken tetap menjadi alat penting. Ia adalah cermin kejeniusan desain industri yang muncul dari masa-masa sulit. Kamu mungkin nggak akan menyangka bhwa di bawah arahan Hitlerlah benda ini tercipta.

Inibaru.id - Jeriken, atau "jerrycan," adalah salah satu inovasi paling ikonik dari era Perang Dunia II. Tahukah kamu bahwa wadah ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan logistik militer yang dihadapi oleh Jerman Nazi di bawah kepemimpinan Adolf Hitler?

Keinginan Hitler untuk memiliki pasukan yang bergerak cepat dan efisien di medan perang memerlukan solusi logistik yang tepat, dan jeriken menjadi salah satu jawabannya.

Kisah ini bermula pada akhir 1930-an, ketika Hitler mengarahkan militer Jerman untuk mempersiapkan invasi besar-besaran ke Eropa. Ini memerlukan pasukan yang bisa bergerak dengan cepat dan efektif, yang berarti kendaraan militer harus selalu siap dan berfungsi penuh.

Nah, salah satu tantangan terbesar dalam operasi militer ini adalah memastikan pasokan bahan bakar yang stabil dan andal di medan perang.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, insinyur Jerman, Vinzenz Grünvogel, merancang wadah yang kemudian dikenal sebagai "Wehrmacht-Einheitskanister" atau "wadah standar Wehrmacht." Jeriken ini dirancang pada tahun 1937 dengan beberapa fitur inovatif yang membuatnya sangat efisien dan praktis:

- Bentuk Ergonomis: Desain segi empat memungkinkan jeriken ditumpuk dengan rapi dan stabil, menghemat ruang dan memudahkan transportasi.

- Pegangan Tiga: Pegangan yang terdiri dari tiga bagian memungkinkan satu atau dua orang mengangkat dan membawa jeriken dengan mudah, bahkan saat penuh.

- Bahan Kuat: Terbuat dari baja yang dilapisi untuk ketahanan terhadap korosi dan kerusakan, memastikan wadah ini bisa bertahan dalam kondisi medan perang yang keras.

- Sistem Ventilasi: Sistem ventilasi internal yang cerdas memungkinkan aliran cairan yang cepat dan mengurangi risiko tumpahan atau kebocoran.

Diadopsi Sekutu

Wehrmacht-Einheitskanister. (via Wikipedia)

Ketika perang berlangsung, Sekutu menyadari keunggulan desain jeriken Jerman ini. Dalam banyak kasus, pasukan Sekutu yang berhasil menangkap jeriken dari pasukan Jerman kemudian menyalin desainnya untuk digunakan sendiri. Desain yang efisien ini membantu meningkatkan efektivitas logistik bahan bakar di medan perang, memberikan keunggulan tambahan bagi Sekutu.

Setelah perang, desain jeriken nggak hanya bertahan tetapi juga diadopsi secara luas di seluruh dunia. Penggunaan jeriken meluas dari keperluan militer ke berbagai aplikasi sipil, seperti penyimpanan dan transportasi bahan bakar, air, dan cairan lainnya.

Jeriken menjadi simbol dari inovasi praktis yang lahir dari kebutuhan mendesak masa perang, tetapi terus relevan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Jeriken, meskipun awalnya ditemukan untuk memenuhi kebutuhan militer di bawah arahan Adolf Hitler, telah membuktikan dirinya sebagai inovasi yang bertahan lama. Desainnya yang sederhana namun efektif menunjukkan bagaimana kebutuhan mendesak dapat memicu terobosan teknologi yang memiliki dampak jangka panjang. Betewe, di rumah kamu punya jeriken nggak, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: