BerandaHits
Sabtu, 28 Mei 2021 09:21

Ide Pemerkosa Anak di Bekasi Menikahi Korbannya Adalah Kesalahan Pola Pikir yang Gila!

Ilustrasi: Pemerkosa yang merupakan anak DPRD bekasi diminta untuk menikahi korban. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Bambang Sunaryo, pengacara pemerkosa yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi melontarkan ide pemerkosa menikahi korban. Usul ini langsung dikecam banyak pihak karena merupakan kesalahan pola pikir yang gila!

Inibaru.id – Bambang Sunaryo, pengacara pemerkosa anak di Bekasi yang merupakan putra anggota DPRD Bekasi mengungkap ide pemerkosa anak tersebut menikahi korbannya. Ide ini langsung ditentang banyak pihak, termasuk Komnas Perempuan.

Sang pelaku, AT (21) memerkosa PU yang masih berusia 15 tahun. Entah apa yang di dalam pikiran Bambang Sunaryo, dia justru ingin bertemu orang tua PU agar AT yang sudah melakukan tindakan bejat ini untuk menikahi korbannya. Menurutnya, hal ini adalah “jalan terbaik” bagi penyelesaian masalah yang seharusnya diselesaikan secara hukum dengan tegas.

Sebenarnya sih, hal ini akal-akalan Bambang saja agar hukuman pelaku jadi lebih ringan. Jadi, intinya sih ya nggak bakal adil buat korbannya.

Kepala Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Novrian menegaskan bahwa PU nggak hanya diperkosa, namun juga disekap dan dijual lewat aplikasi MiChat. Alhasil, ada 4-5 laki-laki yang ikut-ikutan melakukan pemerkosaan kepadanya usai melakukan transaksi dengan AT. Yang seperti ini bakal dinikahi, Millens?

Gara-gara hal ini, PU yang masih remaja ini mengalami trauma berat dan bahkan sampai terkena penyakit kelamin. Kalau menurut Novrian, sang pelaku harus dijerat UU No 17/2016 tentang Perlindungan Anak Pasal 81. Ancaman hukumannya 15 tahun.

Apapun alasannya, pelaku pemerkosaan harus dihukum sesuai UU. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Nggak hanya KPAD Kota Bekasi yang geram, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto juga nggak terima dengan usul gila Bambang Sunaryo. Dia nggak rela kalau pelaku sampai menikahi korban. Apalagi jelas ide ini tujuannya demi membebaskan pelaku dari hukuman penjara.

“Mohon kepolisian harus tetap tegas dengan mengacu kepada UU Perlindungan Anak,” ungkap Kak Seto, Selasa (25/5/2021).

Dia menganggap anjuran pernikahan ini sudah salah kaprah, apalagi jika diawali dengan kekerasan seksual. Kak Seto pun memastikan bahwa menikah dengan anak di usia kurang dari 18 tahun adalah pelanggaran terhadap UU Perlindungan Anak.

Lantas, bagaimana dengan pendapat ayah korban D (42) mendengar ide ini? Dia meminta masyarakat untuk terus mengawal kasus pemerkosaan yang menjadikan putrinya korban.

Kronologi Pemerkosaan yang Menimpa PU

Jadi, kasus pemerkosaan yang bikin geger ini terjadi pada April 2021 lalu. Korban yang ternyata masih siswi kelas IX SMP disekap di kawasan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur di sebuah indekos yang ada di lantai dua. Kamar kos ini sudah disewa pelaku sejak Februari 2021.

Di tempat inilah PU diperkosa oleh AT. Selain itu, pelaku kemudian menjual AT lewat aplikasi daring dan dipaksa melayani sejumlah lelaki hidung belang. Tarif per pelanggannya adalah Rp 400 ribu.

Ide pemerkosa menikahi korbannya ini adalah pola pikir yang gila, ya, Millens. Sudah seharusnya pelaku pemerkosaan dihukum seberat-beratnya. (Kom,Vic/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: