BerandaHits
Rabu, 4 Jul 2023 12:36

Harga Ayam dan Inflasi yang Naik

Ilustrasi: Harga daging ayam sempat tembus Rp50 ribu per ekor. (Kompas/Iwan Supriyatna)

Harga ayam yang tinggi di pasar menyumbang kenaikan inflasi pada bulan Juni tahun ini. Lantas, apa langkah pemerintah menangani hal ini?

Inibaru.id - Mungkin kebanyakan dari kita sudah banyak mengonsumsi daging kurban untuk beberapa hari ini. Sekarang bukankah saatnya memilih varian protein lain, misalnya ayam? Sayangnya, harga unggas satu ini tinggi di pasaran ya, Millens?

Di daerahmu, berapa harga per kilo daging ayam? Kalau di Ibu Kota, harga daging ayam sempat tembus Rp50 ribu per ekor. Harga ini hampir dua kali lipat dari harga jual yang biasanya hanya Rp30 ribu per ekor.

Kondisi ini akhirnya membuat Presiden Joko Widodo turun tangan untuk mengecek langsung penjualan unggas tersebut. Menurut Jokowi, kenaikan harga ayam dipicu oleh masalah pasokan.

"Yang naik harga tinggi memang daging ayam. Biasanya di harga Rp30 ribu, Rp32 ribu. Ini sudah mencapai Rp50 ribu. Nanti saya cek. Mungkin ada problem di suplainya, di pasokannya," kata Jokowi saat meninjau Pasar Palmerah, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Setelah kunjungan itu, Presiden lantas memerintahkan para menteri untuk menstabilkan harga pangan yang melonjak. Hal ini agar perekonomian Indonesia bisa tetap tumbuh positif di paruh kedua tahun ini.

Menurutnya, jika harga-harga terus naik, inflasi akan kembali melonjak. Pada saat ini inflasi sudah berhasil dijaga di bawah 4 persen setelah sempat menyentuh 6 persen pada saat pandemi Covid-19 lalu.

"Terus jaga inflasi di daerah dan pastikan capaian investasi sesuai target! Ini kunci!" ucap Jokowi.

Inflasi Bulan Juni

Ilustrasi: Harga daging ayam, telur, rokok hingga tiket pesawat yang makin mahal menjadi penyumbang inflasi Juni 2023. (VOA/Shutterstock)

Kenaikan harga ayam ini rupanya memberikan pengaruh terhadap laju inflasi bulan Juni tahun ini. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat inflasi bulanan atau month to month (mtm) Juni 2023 sebesar 0,14 persen dan tingkat inflasi sepanjang tahun atau year to date (ytd) Januari-Juni 2023 sebesar 1,24 persen.

“Tingkat inflasi komponen inti Juni 2023 sebesar 2,58 persen yoy, inflasi mtm sebesar 0,12 persen, dan inflasi ytd sebesar 1,06 persen,” tegas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini.

BPS mencatat harga daging ayam, telur, rokok, hingga tiket pesawat yang makin mahal menjadi penyumbang inflasi Juni 2023. Selain itu, menurut Pudji, kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang merupakan indeks kelompok pengeluaran merupakan beberapa hal yang membuat inflasi.

Ada lagi kelompok yang menciptakan inflasi, yaitu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok kesehatan, transportasi, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, serta kelompok pendidikan.

“Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan,” tuturnya.

Hm, semoga saja harga bahan makanan di pasaran kembali stabil agar inflasi nggak naik tajam ya, Millens? Kalau harga daging ayam sedang tinggi begini, mending "puasa" makan ayam dulu saja nggak, sih? Ha-ha. (Siti Khatijah/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: