BerandaHits
Rabu, 10 Apr 2018 13:46

Sudah Aman, Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

Kemah-kemah yang didirikan di kawasan Kalimati, Gunung Semeru. (Youtube.com)

Jalur pendakian Gunung Semeru akhirnya kembali dibuka. Sederet peraturan pun menyertai pembukaan jalur pendakian itu.

Inibaru.id – Jalur pendakian Gunung Semeru dibuka kembali pada Rabu (4/4/2018) lalu. Saat ini, para pendaki sudah telihat memenuhi kawasan pos pertama pendakian di Desa Ranu Pane, Lumajang, Jawa Timur. Jalur pendakian dibuka kembali setelah petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan survei dan membersihkan jalur dari pohon tumbang dan tanah longsor.

Eits, tapi ada peraturan baru nih yang diperuntukkan bagi pendaki Gunung Semeru. Kali ini, kamu harus melakukan pendaftaran via daring bila pengin mendaki Gunung Semeru. Hal ini dilakukan agar identitas pendaki tercatat dengan baik. Sementara itu, kuota pendakian di gunung yang berada di perbatasan Lumajang dan Malang ini hanya dibatasi sekitar 500 orang setiap hari.

 

Nggak hanya itu, pihak TNBTS juga menetapkan Kalimati sebagai titik terakhir pendakian. Para pendaki nggak diizinkan untuk mendaki ke puncak Mahameru. Ini karena status Gunung Semeru masih berada pada level II (waspada) sehingga nggak boleh ada aktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak.

Imbauan ini pun disesuaikan dengan rekomendasi dari Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

“Batas aman pendakian hanya sampai Kalimati, sehingga pendaki dilarang keras untuk mendaki hingga puncak Semeru,” kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Wilayah 2 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Budi Mulyanto seperti ditulis Tempo.co, Selasa (10/4/2018).

Kendati jalur dinyatakan aman, para petugas terus menyiapkan sarana dan prasarana untuk membantu para pendaki. Mereka memasang rambu-rambu petunjuk di sepanjang jalur pendakian agar nggak ada yang tersesat.

Sebelum ini, gunung setinggi 3.676 meter itu diketahui ditutup bagi para pendaki sejak 1 Januari 2018. Kebijakan itu diambil dengan pertimbangan cuaca buruk dan pemulihan ekosistem secara alamiah. 

Hayo, siapa nih yang sudah nggak sabar mendaki ke Gunung Semeru? Eh, tapi jangan lupa ya patuhi peraturan yang berlaku agar aman dan selamat saat mendaki. Selamat mendaki, Millens. (IB08/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: