BerandaHits
Sabtu, 29 Agu 2025 17:14

Gerhana Bulan Total 7–8 September, Cari Tempat Minim Cahaya!

Gerhana Bulan Total pada 7-8 September 2025 bisa kamu saksikan di Indonesia. (iStockphoto/Mantaphoto)

Langit Indonesia bakal memerah pada 7–8 September 2025. Fenomena Gerhana Bulan Total atau Blood Moon bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia tanpa alat bantu khusus, asalkan langit cerah dan minim paparan cahaya.

Inibaru.id – Langit Indonesia bakal menyuguhkan pertunjukan langka pada Minggu hingga Senin dini hari, 7–8 September 2025. Fenomena Gerhana Bulan Total atau yang kerap disebut Blood Moon ini jadi salah satu momen astronomi paling ditunggu tahun ini.

Melalui akun Instagram resminya, Observatorium Bosscha memastikan bahwa peristiwa ini bisa dinikmati dari seluruh wilayah Indonesia. “Pada 7–8 September 2025, langit Indonesia akan menyuguhkan pemandangan langka: Gerhana Bulan Total, atau yang sering disebut Blood Moon,” tulis mereka, dikutip Rabu (27/8/2025).

O ya, kamu nggak perlu teleskop untuk menyaksikan peristiwa ini, Gez. Gerhana Bulan aman dilihat dengan mata telanjang. Bosscha menyarankan memilih lokasi minim polusi cahaya, menyiapkan kamera dengan mode long exposure, serta membawa minuman hangat karena gerhana berlangsung hingga larut malam.

Kenapa Disebut Blood Moon?

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Bulan yang masuk ke bayangan Bumi akan tampak berubah warna menjadi merah darah, efek dari hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.

Sederhananya, cahaya biru dari Matahari lebih banyak tersebar di atmosfer, sementara cahaya merah mampu menembus dan mengenai permukaan Bulan. Itulah yang membuat Bulan terlihat kemerahan saat puncak gerhana.

Catat Waktunya!

Kamu bisa menikmati fenomena alam ini selama 1 jam 22 menit. (Antara/Saiful Bahri)

Gerhana Bulan Total kali ini berlangsung cukup lama, dengan fase totalitas mencapai 1 jam 22 menit 6 detik. Berikut jadwal lengkapnya (WIB):

- 22.28 – Gerhana mulai penumbra.

- 23.35 – Fase sebagian dimulai.

- 01.11 – Totalitas dimulai.

- 02.33 – Totalitas berakhir.

- 03.39 – Fase sebagian berakhir.

- 03.55 – Penumbra selesai.

Fenomena ini jangan sampai terlewat, ya. Pasalnya, Blood Moon berikutnya baru akan bisa kita nikmati lagi pada 2033 mendatang. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: