BerandaHits
Rabu, 15 Jul 2025 19:01

Gen Z Baru 20-an tapi Sudah Merasa Tua? Ini Sebabnya

Apa kamu juga Gen Z yang merasa tua banget? (via RRI)

Baru usia 23 tapi merasa seperti umur 40? Tenang, kamu nggak sendiri. Banyak Gen Z juga merasakannya. Bukan rambut beruban atau badan pegal, tapi lelah mental yang bikin hidup terasa berat sebelum waktunya.

Inibaru.id - Generasi Z, mereka yang lahir antara 1997 hingga 2012, seharusnya sedang berada di masa paling energik dalam hidupnya. Tapi nyatanya, banyak dari mereka justru merasa sudah “tua”, bukan karena usia, tapi karena tekanan hidup yang membebani lebih dulu.

Sebuah survei dari Ypulse menyebut, mayoritas Gen Z di awal usia 20-an merasa terlambat sukses, terlambat healing, bahkan terlambat menikmati hidup. Lelah, burnout, overthinking, sampai kehilangan arah jadi gejala yang nggak lagi asing terdengar.

Tekanan Media Sosial dan Fase Mencari Jati Diri

Psikolog klinis Reti Oktania, M.Psi. menjelaskan, di usia 20-an, Gen Z sedang berada di fase penting: mencari identitas. Tapi di saat yang sama, mereka juga dicekoki standar hidup ideal dari media sosial bahwa usia muda harus sudah sukses, punya bisnis, sering liburan ke luar negeri, atau minimal viral di TikTok.

“Ini masa identity versus role confusion. Tapi mereka malah sibuk membandingkan diri dengan orang lain yang tampak lebih ‘berhasil’, padahal belum tentu kenyataannya begitu,” ungkap Reti.

Efeknya? Beban mental datang lebih cepat. Gen Z merasa gagal padahal baru memulai. Merasa tertinggal padahal belum ke mana-mana.

Milenial Lebih Santai, Lebih Terima Diri

Milenial dinilai lebih menerima diri. (Shutterstock)

Berbeda dengan Gen Z, generasi milenial yang kini menginjak usia 30-an justru mulai kembali fokus ke diri sendiri. Meski juga sempat mengalami tekanan sosial dan krisis ekonomi, mereka perlahan mulai menata hidup. Budaya self-reward, healing, dan inner child mulai tumbuh subur di kalangan milenial.

“Banyak milenial sekarang lebih mindful. Fokus ke kesehatan, hubungan sosial, dan makna hidup,” kata Reti melansir Kompas (15/7/2025).

Cara Menata Diri Biar Nggak Merasa 'Tua Sebelum Waktunya'

Menurut Reti, kesalahan umum Gen Z adalah menaruh seluruh harga dirinya hanya pada satu aspek, misalnya pencapaian kerja. Ketika gagal, rasanya seperti hidup berantakan.

Untuk itu, dia menyarankan pendekatan enam “keranjang” identitas, seperti yang dikembangkan psikolog Susan Harter. Apa saja?

  1. Akademik dan pengetahuan: Terus belajar, entah dari kuliah, buku, atau YouTube.
  2. Koneksi sosial: Jalin hubungan yang sehat walau hanya dengan satu orang.
  3. Kesehatan fisik: Tidur cukup, makan sehat, gerak sedikit nggak apa-apa.
  4. Minat dan hobi: Lakukan tanpa beban prestasi. Mau fangirling? Gas!
  5. Tanggung jawab dan pekerjaan: Cari peran yang bermakna, bukan hanya pencapaian.
  6. Makna hidup dan kebaikan: Berbuat baik sekecil apa pun bisa bikin hati hangat.

“Kalau semua aspek hidupmu ada di satu keranjang, dan keranjang itu jatuh, ya kamu ikut runtuh. Tapi kalau punya banyak keranjang, satu jatuh pun kamu masih bisa berdiri,” tutup Reti.

Wahai Gen Z, kamu nggak sedang gagal kok. Kamu hanya hidup di era yang terlalu cepat menuntut hasil. Merasa tua di usia muda bukan salahmu, tapi jangan biarkan itu jadi identitasmu. Hidup bukan lomba siapa paling dulu sampai, tapi tentang siapa yang tetap bisa menikmati setiap langkah. Jadi, jangan lupa istirahat, tertawa, dan nikmati hari ini meski belum jadi apa-apa menurut pandangan orang lain. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: