BerandaHits
Kamis, 26 Jul 2023 16:28

Eksfoliasi Kulit Setelah Facial, Apakah Aman Dilakukan?

Apakah eksfoliasi setelah facial aman untuk kulit wajah? (

Kamu mungkin berpikir melakukan eksfoliasi setelah facial adalah ide hebat karena mempercepat wajah glowing. Tapi apakah ini aman?

Inibaru.id - Perawatan wajah adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Salah satu perawatan populer yang banyak diminati adalah facial, yang melibatkan berbagai proses pembersihan, pelembapan, dan perawatan kulit lainnya.

Setelah menjalani facial, beberapa orang mungkin ingin melanjutkan dengan eksfoliasi kulit untuk meningkatkan hasil perawatan. Namun, apakah aman melakukan eksfoliasi setelah facial? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Mengapa Facial dan Eksfoliasi Kulit Penting?

Sebelum membahas tentang eksfoliasi setelah facial, penting untuk memahami manfaat dari masing-masing perawatan ini.

Facial adalah prosedur perawatan wajah yang melibatkan pembersihan mendalam, pengangkatan sel kulit mati, dan aplikasi bahan-bahan bergizi untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Perawatan ini membantu memperbaiki tekstur kulit, meremajakan sel-sel kulit, dan membantu mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan hiperpigmentasi.

Setidaknya beri jeda tiga hari setelah facial jika ingin melakukan eksfoliasi. (via Beautynesia)

Sementara itu, eksfoliasi kulit adalah proses pengelupasan lapisan kulit terluar untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Eksfoliasi membantu merangsang regenerasi kulit baru, meningkatkan sirkulasi, dan membuat kulit terlihat lebih cerah dan segar.

Hindari Eksfoliasi Setelah Facial

Meskipun eksfoliasi dan facial masing-masing memiliki manfaatnya sendiri, penting untuk berhati-hati dalam menggabungkan keduanya. Facial umumnya melibatkan pembersihan dan pengelupasan ringan, sehingga kulit menjadi lebih sensitif setelah perawatan.

Melakukan eksfoliasi yang intensif atau menggunakan bahan-bahan eksfoliasi kuat setelah facial dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, atau bahkan luka pada kulit.

Nah, sebaiknya beri jeda atau waktu untuk kulit agar sembuh sebelum melakukan perawatan seperti facial. Ingat, kulitmu butuh bernapas sebelum ditimpa dengan perawatan baru. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: