BerandaHits
Jumat, 24 Mar 2022 10:42

Dilema Penjual Gorengan; Pilih Merugi atau Naikkan Harga

Ilustrasi: Harga gorengan naik di Ibu Kota imbas harga minyak goreng. (Twitter.com/GilaFilmID)

Melonjaknya harga minyak goreng berimbas ke penjual gorengan. Agar usaha tetap berjalan, sebagian penjual memutuskan untuk menaikkan harga. Tapi ada juga yang memilih pasrah karena nggak mau kehilangan pembeli.

Inibaru.id – Harga minyak goreng yang meroket berimbas pada penjual gorengan dan pemilik usaha angkringan. Mereka pun mengalami dilema antara terpaksa menaikkan harga atau terus merugi.

Pemilik angkringan Selera SK yang berlokasi di Jalan Suyudono Semarang, Lestari merasakan betul dampaknya. Dengan harga minyak goreng kemasan yang menyentuh Rp 24 ribu per liter, dia kini hanya bisa mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu saja per hari.

Padahal, saat minyak masih mudah didapat dengan harga terjangkau, keuntungannya bisa lebih dari Rp 100 ribu.

“Selisih pendapatan ini cukup lumayan berpengaruh. Sebab kebutuhan hidup sudah mulai meningkat saat anak-anak sudah mulai aktif sekolah (tatap muka). Untuk menyesuaikan harga gorengan dengan harga minyak saya tidak berani karena khawatir pembeli akan lari. Untuk memperkecil ukuran juga khawatir tidak akan ada yang mau beli. Akhirnya saya harus menerima keadaan,” ungkapnya, Minggu (20/3/2022).

Penjual Gorengan Terpaksa Merugi

Hal yang sama dialami penjual gorengan di Pasar Wejoniangun di Kota Magelang, Tarso. Laki-laki berusia 40 tahun ini bahkan terpaksa merugi karena nggak ingin kehilangan pelanggan jika menaikkan harga.

“Kalau harga dinaikkan nanti pelanggannya pergi. Begitupun kalau ukuran diperkecil rasanya tidak mungkin. Jadi terpaksa tombok,” keluhnya, Rabu (23/3).

Dia juga menganggap kenaikan harga minyak goreng di pasaran yang mencapai dua kali lipat sudah keterlaluan.

Penjual gorengan bingung harus menaikkan harga jualannya atau merugi. (Borobudurnews.com)

Pilihan berbeda dilakukan Sugiarti, penjual gorengan di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang. Dia kembali memakai minyak goreng curah dan akhirnya menaikkan harga gorengan dari Rp 1.250 jadi Rp 1.500 per biji. Sayangnya, karena minyak curah juga ikut-ikutan sulit dicari, dia kebingungan bagaimana harus melanjutkan dagangannya.

“Kalau nggak ada minyak ya nggak jualan,” ujarnya, Rabu (23/3).

Pisang Tak Laku Karena Penjual Gorengan Urung Beli

Efek berantai kenaikan harga minyak goreng berlanjut hingga ke penjualan pisang. Kusmiyati, penjual pisang di Pasar Bintoro Demak mengaku dagangannya nggak laku hingga membusuk karena nggak ada penjual gorengan yang beli. Kondisi ini sudah berlangsung selama dua pekan. Biasanya pisang ini digunakan sebagai isi molen atau dijadikan pisang goreng.

“Penjual gorengan mau beli pisang pun mundur karena minyak mahal,” ungkapnya, Rabu (23/3).

Dia pun berharap pemerintah bisa segera mengendalikan harga minyak goreng agar masyarakat nggak lagi kesulitan.

“Jangan dinaikkan. Kasian penjual kecil-kecil. Kalau naik terus nanti tidak bisa usaha,” minta perempuan berusia 35 tahun ini.

Kalau di tempatmu, apakah harga gorengan juga ikut naik, Millens? (Tri, Krj, Rad/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: