BerandaHits
Rabu, 30 Mei 2023 08:56

Dicalonkan Jadi Presiden Meteorologi Dunia, Dwikorita: Siap Lakukan Terobosan

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dicalonkan menjadi Presiden Organisasi Meteorologi Dunia, World Meteorological Organization (WMO) periode 2023-2027. (Viva/Muhamad Solihin)

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dicalonkan menjadi Presiden Organisasi Meteorologi Dunia, World Meteorological Organization (WMO) periode 2023-2027. Dia siap membawa WMO lebih baik lagi empat tahun ke depan.

Inibaru.id - Kamu yang sering membaca berita cuaca dan bencana alam di Indonesia pasti sudah nggak asing dengan nama Dwikorita Karnawati. Sebagai Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), perempuan berjilbab ini sering memberikan penjelasan kepada publik terkait kondisi alam di Indonesia.

Kini, Dwikorita membawa kabar membanggakan. Dia dicalonkan untuk duduk menjabat Presiden Organisasi Meteorologi Dunia, World Meteorological Organization (WMO) periode 2023-2027.

"Saya siap all out bersaing. Kami telah menyiapkan visi, misi, gagasan dan strategi untuk membawa WMO lebih baik lagi empat tahun ke depan," jelasnya, Senin (29/5/2023).

Perlu kamu tahu, pemilihan Presiden WMO periode 2023-2027 dilaksanakan pada sidang The Nineteenth World Meteorological Congress (CG-19) yang digelar pada 22 Mei-2 Juni 2023. Presiden WMO akan dipilih berdasarkan suara terbanyak oleh Anggota WMO yang terdiri atas 187 negara dan 6 teritori.

Selain pemilihan Presiden WMO, turut dipilih Sekretaris Jenderal dan Wakil Presiden WMO.

"Ada tiga misi utama yang menjadi fokus utama saya, jika dipercaya menjadi Presiden WMO periode mendatang. Pertama, adalah kesetaraan gender. Kedua, suistainability atau keberlanjutan. Dan, ketiga pengurangan kesenjangan antara negara maju dan negara berkembang. Utamanya dalam hal infrastruktur kebencanaan," ungkap Dwikorita.

Terkait dengan visi kesetaraan gender, Guru Besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu memaparkan bahwa ke depan WMO harus memiliki SDM yang lebih berimbang gender, serta kebijakan yang lebih baik untuk menangani disparitas gender.

Selain itu, dia juga mengangkat aksesbilitas yang sama terhadap informasi layanan cuaca dan iklim bagi perempuan dan laki-laki, serta memberdayakan kaum muda dan perempuan yang terdampak perubahan iklim.

Transfer Energi

Dwikorita Karnawati berkomitmen untuk menjadi jembatan bagi kesenjangan antara negara berkembang dan negara maju terkait mengatasi dampak cuaca dan iklim. (Dokumentasi BMKG)

Dwikorita berharap ke depannya WMO juga perlu menjembatani kesenjangan antara negara berkembang dan negara maju dengan terus berupaya meningkatkan kapasitas negara berkembang. Salah satu caranya dengan menginisiasi kerja sama antarnegara dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"WMO ke depan perlu lebih agresif dalam mendorong transfer teknologi antarnegara anggota untuk mengatasi dampak terkait cuaca dan iklim. Termasuk melakukan penguatan sarana implementasi dan pembiayaan inovatif agar tidak ada negara yang tertinggal," imbuh dia.

Nggak berhenti sampai di situ, WMO secara kelembagaan, tambah mantan Rektor UGM itu, perlu melakukan sejumlah terobosan guna meningkatkan akuntabilitas, transparansi, inklusivitas dengan mmbuat kebijakan sains yang lebih baik melalui kerjasama dengan Badan PBB lainnya.

WMO juga akan terlibat dalam acara tingkat tinggi, serta memperkuat kemitraan dengan sektor swasta dan lembaga swadaya masyarakat.

Dalam kongres ke-19 WMO, delegasi Indonesia dipimpin Dwikorita Karnawati. Perwakilan dari Tanah Air juga diisi utusan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Sekretariat Negara. Tim yang dikirim dalam Kongres WMO ini selain untuk mengawal materi sidang WMO terkait permasalahan teknis, administrasi dan perencanaan WMO, juga dalam rangka mengawal Kampanye Pencalonan Kepala BMKG dalam pemilihan Presiden WMO periode 2023-2027.

Menjadi calon Presiden WMO merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan. Kita semua berharap, Dwikorita berhasil mendapatkan posisi yang tepat di lembaga internasional itu dan memberikan kontribusinya bagi dunia. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

17 Jan 2026

Lebih dari Merajut Kerukunan, Tradisi Nyadran Perdamaian di Temanggung Digelar Demi Menjaga Alam

17 Jan 2026

Perselingkuhan dan Judol, Pemicu Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Semarang

17 Jan 2026

Perbarui Eksonim, Indonesia Revisi Penulisan Nama Sejumlah Negara Asing

17 Jan 2026

Begini Pola Pelaku Child Grooming di DIY Menguasai Korbannya

17 Jan 2026

Menyisir Jejak Pangeran Samudra, Bangsawan Majapahit yang Abadi di Puncak Kemukus

17 Jan 2026

Trik Menyimpan Pisang Biar Nggak Cepat Membusuk

18 Jan 2026

Enak dan Mengenyangkan, Begini Cerita Warung Pecel dan Brongkos Mbok Teguh Pakis, Magelang

18 Jan 2026

Ratusan Ribu Keluarga Belum Punya Rumah, Apa Rencana Pemkot Semarang?

18 Jan 2026

Ketika Wayang Klithik Menolak jadi 'Artefak' Budaya

18 Jan 2026

Gawat! Dijajah Spesies Asing, Jumlah Serangga Lokal Anjlok

18 Jan 2026

Parenting Tipe C, Gaya Asuh Fleksibel yang Bikin Anak dan Orang Tua Lebih Bahagia

18 Jan 2026

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: