BerandaHits
Senin, 12 Apr 2020 11:10

Di Tengah Pendemi Corona, Memasak di Rumah Bisa Menjadi Terapi, lo

Ilustrasi memasak. (Sahabatnestle)

Salah satu cara untuk mengatasi kebosanan di rumah adalah dengan memasak. Selain bisa menghasilkan makanan enak dan mengenyangkan, memasak ternyata juga bisa menjadi terapi, lo. Berikut penjelasannya.

Inibaru.id - Virus corona telah menjadi wabah yang meresahkan dunia. Pemerintah Indonesia bahkan sampai mengimbau masyarakat untuk melakukan aktivitas di rumah aja. Masalahnya adalah berada di dalam rumah hingga waktu yang lama bisa sangat membosankan.

Nggak hanya bekerja atau bercengkerama dengan keluarga, banyak orang yang menggunakan waktu luang saat di rumah aja dengan memasak. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pencarian terkait dengan cara membuat kue atau makanan lainnya di Google. Bahkan, banyak toko, termasuk toko daring yang mengalami peningkatan pembelian bahan-bahan makanan seperti tepung dan gula.

Nggak disangka, aktivitas ini ternyata banyak manfaatnya, lo. Pakar kesehatan bahkan menyebut memasak bisa dijadikan terapi.

Ilustrasi memasak bersama keluarga. (Shutterstock)

Peneliti dari Northwestern University Feinberg School of Medicine menyebut kebiasaan memasak atau membuat kue bisa menjadi terapi berjenis behavioral activation. Terapi ini bisa menurunkan depresi dan masalah kesepian. Selain itu, memasak juga dipercaya bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kesehatan mental dengan signifikan.

Memasak juga bisa mengusir rasa bosan saat berada di rumah aja dalam waktu yang cukup lama. Hal ini akan membuat kita lebih bersemangat untuk menjalankan imbauan pemerintah untuk melakukan aktivitas di rumah demi mencegah penularan covid-19.

Selain itu, jika kita memasak bersama dengan anggota keluarga lainnya seperti pasangan, anak, atau saudara, tentu akan menjadi kegiatan yang lebih seru alih-alih hanya rebahan atau menonton televisi seharian.

Jika kamu tinggal di rumah atau kos dengan fasilitas dapur yang memadai, bisa berkreasi sendiri untuk memenuhi kebutuhan perutmu. Nggak perlu repot-repot membuat masakan yang sulit, kita bisa memulai makanan yang mudah terlebih dahulu. Jika bingung mau masak apa, cobalah untuk mencari resep atau rekomendasi di Google. Kamu juga bisa mencari video tips memasak di berbagai media seperti Youtube.

Jadi, kapan kamu mulai masak nih, Millens? (Gri/IB24/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: