BerandaHits
Minggu, 4 Sep 2021 15:05

Cum Laude! Rara Lestari Moerdijat Raih Gelar Doktor dari Universitas Pelita Harapan

Rara Lestarie Moerdijat mendapatkan gelar doktor dari Universitas Harapan. (Inibaru.id)

Lebih dari sekadar wakil rakyat, Wakil Ketua MPR Rara Lestari Moerdijat menunjukkan dirinya sebagai pakar serta doktor manajemen pendidikan yang mumpuni. Dia berhasil mendapatkan gelar doktor dari Universitas Pelita Harapan!

Inibaru.id – Wakil Ketua MPR RI Rara Lestari Moerdijat mendapatkan gelar Doktor dari Universitas Pelita Harapan (UPH). Dia mendapatkannya pada Jumat (3/9/2021) dengan disertasi berjudul “Transformasi Pengelolaan Organisasi di Daerah Pasca-Bencana dan Pasca-Konflik: Studi Kasus Yayasan dan Sekolah Sukma Bangsa.”

Dalam sidang terbuka tersbut, hadir Rektor UPH DR (HC) Jonathan Parapak, promovenda, yang juga dikenal sebagai politisi Partai Nasdem. Pengujinya juga nggak main-main, yakni Prof. DR. Komaruddin Hidayat, Prof. DR. Bachtiar Aly, MA, serta Prof. Badri Munir Sukoco, MBA. Ph.D.

Perempuan yang akrab dipanggil dengan Rerie ini melakukan penelitian dengan metode Kualitatif Eksplanatori. Subyek penelitiannya adalah Yayasan Sukma dan 3 sekolah Sukma Bangsa di Pidie, Bireuen, serta Lhokseumawe, Aceh. Observasinya nggak main-main lo karena dilakukan selama 15 tahun, tepatnya dari 25 Februari 2005 sampai 29 Februari 2020.

Yang lebih keren, proses pengumpulan data dengan Dewan Pembina Yayasan Sukma Bangsa ini juga dilakukan dengan wawancara mendalam, tepatnya dengan Focus Group Discussion serta penyebaran angket dengan media Google Form.

Hasil penelitian Rerie menemukan adanya keterkaitan antara learning organization, knowledge creation, dynamic capability, adaptive resilient, innovative capacity, spiritual belief, serta funding commitment. Dua yang disebut terakhir adalah temuan baru. Semuanya memiliki keterkaitan seara dinamis,sirkular, serta integrative. Nah, Rerie pun menyebut hal ini sebagai model Transformasi Pengelolaan Organisasi Dinamis.

Rerie mendapatkan gelar doktor dengan status Cum Laude! (Inibaru.id)

Menurut dia, Model ini bisa direplikasi oleh organisasi-organisasi, baik itu di Indonesia atau di tempat lainnya. Caranya tentu dengan melakukan sejumlah kegiatan di lingkungan homogen atau heterogen dengan adaptasi ekosistem setempat.

Model ini juga dianggap bisa menciptakan organisasi yang hidup melalui dialektika sehingga mampu mendorong terjadinya evolusi dan transformasi. Meski begitu, lewat penelitian ini pula, Rerie menemukan kalau Yayasan Sukma belum benar-benar memiliki rencana pembiayaan mandiri dan berkelanjutan. Yayasan ini ternyata masih sangat bergantung kepada korporasi.

“Kritik dan masukan, sebaiknya yayasan sudah harus memikirkan dan merencanakan perencanaan pembiayaan secara mandiri dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan visi dan misi organisasi,” tegasnya.

Menurut promotor disertasi Prof. DR. Hendrawan Supratikno, MBA, ada dua temuan penting dalam disertasi Rerie, yakni spiritual belief serta funding commitment yang bisa dianggap sebagai doa dan dana. Dia mengaku terkesan dengan paparan Rerie yang menunjukkannya lebih dari sekadar wakil rakyat, melainkan juga pakar serta doktor manajemen pendidikan.

Tim Penguji dan Rektor UPH pun akhirnya memastikan Rerie lulus sekaligus berhak memegang gelar Doktor di bidang Ilmu Manajeman Pendidikan dengan predikatnya Cum Laude!

Selamat untuk Mbak Rerie! (Mus/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: