BerandaHits
Rabu, 17 Mar 2026 09:01

Candi Muncar Wonogiri, Telaga Sejuk di Lereng Pengunungan Lawu Selatan

Pemandangan alam di Candi Muncar, Wonogiri. (Rider Sfu)

Meski namanya ada embel-embel candi, Candi Muncar sebenarnya adalah nama dari sebuah telaga yang masih asri.

Inibaru.id – Kalau berbicara tentang wisata di Wonogiri, banyak orang biasanya langsung teringat Waduk Gajah Mungkur. Padahal, kabupaten di selatan Jawa Tengah ini juga punya banyak destinasi alam yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Candi Muncar, sebuah telaga yang menawarkan suasana sejuk di lereng Pegunungan Lawu Selatan.

Candi Muncar berada di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Dari pusat Kota Wonogiri, jaraknya sekitar 30 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam perjalanan. Meski jalannya menanjak karena berada di kawasan pegunungan, akses menuju lokasi relatif baik dan sudah beraspal.

Begitu sampai di kawasan wisata ini, kamu akan langsung disambut pemandangan telaga yang dikelilingi perbukitan hijau. Udara di sini terasa sejuk dan segar, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Tak heran jika tempat ini sering dijadikan lokasi untuk bersantai sambil melepas penat.

Telaga Alami dengan Panorama Pegunungan

Daya tarik utama Candi Muncar adalah telaga alami yang airnya berasal dari mata air di kawasan Pegunungan Lawu Selatan. Airnya jernih dan terasa dingin, membuat suasana di sekitar telaga terasa menenangkan.

Di tengah telaga, pengunjung bisa melihat banyak ikan yang berenang bebas. Biasanya, warung-warung kecil di sekitar lokasi menjual pakan ikan. Ketika pakan ditebar ke air, ikan-ikan tersebut akan langsung berkumpul, menjadi pemandangan yang cukup seru terutama bagi anak-anak.

Selain memberi makan ikan, pengunjung juga bisa mencoba naik sampan mengelilingi telaga. Jika tidak ingin mendayung sendiri, pemilik sampan biasanya siap membantu mengantar berkeliling sambil menikmati panorama pegunungan yang mengitari area wisata.

Candi Muncar cocok untuk dijadikan lokasi piknik. (Dawam Kalis)

Bagi yang ingin bersantai lebih lama, area rumput di tepi telaga juga cocok untuk menggelar tikar sambil menikmati bekal bersama keluarga. Suasananya tenang dengan latar belakang pepohonan hijau serta aliran sungai kecil di sekitar kawasan.

Air Terjun dan Alam Pegunungan

Tak jauh dari telaga, terdapat Air Terjun Muncar yang menjadi sumber air utama di kawasan ini. Untuk mencapainya, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar satu jam menyusuri jalur alam. Meski membutuhkan tenaga ekstra, perjalanan ini cukup menyenangkan karena melewati hutan dan panorama pegunungan.

Kawasan wisata Candi Muncar sendiri berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, sehingga wajar jika udaranya terasa sejuk hampir sepanjang hari.

Banyak pengunjung yang datang ke tempat ini mengaku terkesan dengan suasana alamnya yang masih asri.

Salah satunya Mulyadi, yang menyebut kawasan ini punya perpaduan alam yang menarik. “Suasana alami yang sejuk, perpaduan antara bukit, sungai, telaga alam, dan lahan pertanian sayur yang luar biasa. Akses jalan sudah bagus, HTM juga murah, hanya sekitar Rp5.000 per orang,” ujarnya.

Sementara itu, pengunjung lain bernama Dhictaria Ratna menilai tempat ini cocok untuk liburan keluarga. “Salah satu rekomendasi tempat wisata yang ramah anak. Nuansa asri khas pegunungan dipadu dengan kolam penuh berbagai jenis ikan, bisa banget buat menenangkan pikiran sekaligus wisata tipis-tipis bareng keluarga,” katanya.

Dengan keindahan alam yang masih alami, udara sejuk, serta biaya masuk yang terjangkau, Candi Muncar menjadi salah satu destinasi menarik di Wonogiri yang patut masuk daftar kunjungan wisata alam. Yuk kapan kita ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: