BerandaHits
Selasa, 23 Okt 2023 17:39

Bukit Teletubbies, Rumah Tinky Winky di Inggris; Masih Ada Nggak, ya?

Bukit Teletubbies asli di Inggris. (Everett via People)

Bukit Teletubbies, yang banyak kita pakai untuk menamai lokawisata berupa hamparan hijau nan luas, sejatinya merujuk pada rumah Tinky Winky, salah satu tokoh dalam serial anak-anak yang masyhur pada awal dekade 2000. Sekarang tempat itu masih ada nggak ya?

Inibaru.id – Hampir seluruh milenial yang menghabiskan masa kecil pada awal dekade 2000 mengenal serial televisi anak satu ini. Teletubbies namanya. Saking masyhurnya, banyak hal ikonik pada film itu masih bisa dijumpai hingga kini, termasuk latar tempatnya yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies.

Oya, untuk yang belum tahu, Teletubbies adalah serial televisi asal Inggris yang diperuntukkan bagi anak prasekolah, yang menceritakan tentang keseharian empat sekawan Tinky Winky, Lala, Dipsy, dan Po. Mereka tinggal di sebuah rumah yang berada di tengah hamparan luas yang ditumbuhi rumput hijau.

Hamparan hijau inilah yang kemudian menjadi inspirasi para pengusaha pariwisata di Indonesia menciptakan "Bukit Teletubbies" versi mereka; salah satunya adalah lokawisata di Bromo yang belum lama ini ramai diberitakan setelah terjadi kebakaran hebat karena aksi prewedding yang sembrono.

Sebelum kekeringan dan terbakar, Bukit Teletubbies di kawasan wisata Bromo ini memang cukup mirip dengan versi aslinya. Sejauh mata memandang, kita bisa menyaksikan hamparan padang rumput hijau yang luas disertai bukit-bukit kecil yang dijamin bakal bikin siapa pun auto-pengin rebahan.

Bukit Teletubbies yang Asli

Rumah teletubbies atau Tubbytronic Superdome di tengah hamparan padang rumput yang dikenal sebagau Teletubbyland atau Bukit Teletubbies. (Caters via Mirror)

Imajinasi kita tentang Bukit Teletubbies yang bikin nyaman untuk bermain atau rebahan sepertinya nggak berubah, ya? Padahal, tempat aslinya kini sudah nggak sebagus itu, lo! Yap, Bukit Teletubbies atau dikenal sebagai Teletubbyland memang benar-benar ada di dunia nyata, Millens.

Lokasi syuting film yang digarap sejak 1997 ini merupakan sebidang lahan peternakan bernama Sweet Knowle Farm di Redhill Bank Road, Wimpstone, sebuah kawasan perdesaan di Warwickshire, Inggris, yang berjarak sekitar 155 kilometer dari London.

Pemilik lahan Rosemary Harding sejatinya sempat mempertahankan bentuk Teletubbyland seperti kondisi saat dipakai untuk syuting Teletubbies, termasuk rumah ikonik Tinky Winky dkk yang dikenal sebagai Tubbytronic Superdome, yang berada di tengah-tengah lembah.

Namun, karena semakin banyak orang memasuki lahan tersebut tanpa seizinnya, Harding pun naik pitam. Dia sebetulnya nggak mempermasalahkan pengunjung yang datang untuk mengambil foto, tapi menjadi jengah karena mereka melangkahi privasi dan mengganggu ternaknya yang merumput di situ.

Menenggelamkan Superdome

Bekas rumah teletubbies atau Tubbytronic Superdome yang ditenggelamkan kini membentuk danau di tengah hamparan rumput yang hijau. (Caters via Mirror)

Untuk mengakhiri polemik yang terus terjadi di propertinya, Rosemary Harding terpaksa mengambil keputusan berat dengan menenggelamkan Tubbytronic Superdome. Kebetulan rumah tersebut memang berada di dasar cekungan.

“Kami muak dengan mereka yang menerobos properti kami. Tempat ini nggak pernah ditujukan sebagai lokasi wisata, tapi mereka nekat melompat pagar dan masuk ke ladang ternak kami. Ini mimpi buruk!” keluh Harding sebagaimana dinukil dari Harding, dikutip dari The Sun (16/9/2020).

Rumah para tubbies yang berlokasi tepat di tengah lembah itu pun kini berubah menjadi danau. Rumah ini tenggelam bersama seluruh kenangan masa kecil yang kita punya tentang Teletubbies dan teman-temannya seperti Noo Noo, terumpet bersuara, dan para kelinci yang menemani Tinky Winky dkk.

Harding mengungkapkan, dengan menjadikannya danau, nggak ada lagi orang yang menerobos masuk ke lahan peternakan mereka seenaknya untuk mencari sisa-sisa Teletubbies. “Sekarang, kami jadi lebih tenang,” tegasnya.

Meski cukup disayangkan karena nggak mungkin lagi melihat Tubbytronic Superdome, seenggaknya kita tahu bahwa Teletubbyland atau Bukit Teletubbies yang asli memang benar-benar ada, lengkap dengan hamparan padang rumputnya yang hijau. (Arie Widodo/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: