BerandaHits
Senin, 26 Mei 2019 08:26

Boleh kok Tidur Setelah Sahur, Asal...

Ilustrasi tidur setelah sahur. (Hellosehat)

Saat bangun sahur, sering kali seseorang masih merasa mengantuk. Setelah sahur, rasanya pengin cepat balik tidur lagi. Eh, tapi boleh nggak ya?

Inibaru.id – Salah satu kegiatan yang identik dengan puasa adalah sahur. Umat Islam diminta bangun sebelum fajar buta untuk makan sebagai bekal puasa seharian. Waktu sahur yang dini hari itu nggak jarang membuat sejumlah orang malas gerak alias mager karena masih ngantuk.

Alhasil, orang-orang yang masih mengantuk saat bangun sahur akan melanjutkan tidurnya usai menyantap makanan. Pola ini nggak bermasalah, kok. Kendati begitu, menurut dokter spesialis gizi klinik Inge Permadi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Orang yang hendak tidur usai sahur diminta memberi jarak waktu yang cukup antara selesai makan dan waktu tidur.

“Ketika makanan masuk ke dalam tubuh kita, berarti tubuh kita sedang aktif. Bukan masalah metabolisme tubuh, tapi makanan adalah sumber energi. Ketika sumber energi tidak dipergunakan oleh tubuh kita, yang akan terjadi akan ditumpuk,” ujarnya seperti ditulis laman Kompas (22/5/2018).

Menurut Inge, makanan yang ditumpuk ini akan dipergunakan saat seseorang beraktivitas. Karena itu, sangat penting untuk menjaga jarak antara selesai makan dengan waktu tidur. Paling tidak sekitar setengah jam atau sehabis subuh kamu baru bisa tidur kembali.

Berbeda dengan Inger,  ahli gastroenterologi dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam nggak menganjurkan hal ini. Pola ini bahkan sangat nggak dianjurkan bagi penderita maag atau penyakit asam lambung (GERD).

Nah, untuk menyiasatinya, Ari menyarankan untuk beristirahat dengan posisi setengah duduk dengan bantal yang ditinggikan. Posisi kanan atau pun ke kiri nggak terlalu berpengaruh dalam mencegah GERD. Inti meninggikan bantal itu adalah untuk menjaga posisi badan supaya asam lambung nggak berbalik arah mengikuti gaya gravitasi ke dada dan kerongkongan.

Dia juga menjelaskan, sebaiknya seseorang memberikan jarak waktu antara makan dan tidur sekitar dua jam.

Tuh, nggak boleh sembarangan tidur setelah sahur ya, Millens. Kalau nggak pengin ngantuk pas sahur, harus tidur malam lebih awal nih! (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: