BerandaHits
Rabu, 13 Jul 2021 18:15

Biar Nggak Tertipu, Begini Cara Bedakan Oksimeter Asli dan Palsu

Hati-hati dalam memilih oksimeter ya. (Flickr/Alexa Lans)

Oksimeter kini jadi alat yang dibutuhkan masyarakat, khususnya yang melakukan isolasi mandiri usai terpapar Covid-19. Nah, biar nggak tertipu oksimeter palsu, ada lo cara mengeceknya. Yuk, simak!

Inibaru.id – Selain masker dan vitamin, ada alat kesehatan lain yang juga diburu masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Alat tersebut adalah oksimeter. Masalahnya, ada oksimeter palsu yang beredar di pasaran. Nah, gimana ya cara membedakan oksimeter asli dan oksimeter palsu biar nggak tertipu?

Jadi, oksimeter ini adalah alat yang dipakai untuk mengetahui saturasi oksigen di dalam darah seseorang. Alat ini memang sangat direkomendasikan bagi mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Cara penggunaannya pun sangat mudah, yakni hanya dengan menjepitkan alat ini ke jari tangan.

Kok bisa semudah itu cara kerja alat ini? Jadi gini, Millens. Oksimeter memakai sensor infra merah. Jadi, begitu kita memasukkan jari ke celah alat yang berbentuk seperti penjepit ini, sensor infra merah akan segera bekerja membaca sinyal berupa kadar oksigen dalam darah sekaligus denyut nadi.

Masalahnya, oksimeter yang bisa ditemukan di toko daring, apotek, hingga toko alat-alat kesehatan ini ternyata juga ada yang palsu, Millens. Kalau sampai mendapatkan yang palsu, tentu nggak bisa mengukur saturasi oksigen dengan baik. Salah-salah, pasien jadi nggak mendapatkan penanganan medis yang tepat deh gara-gara hal ini.

Nah, biar nggak mudah tertipu, kamu bisa kok menguji oksimeter untuk memastikan apakah alat ini asli atau nggak. Hal ini diungkap oleh pengguna media sosial TikTok @glamscool.

Kalau oksimeter yang kamu pakai asli, nggak bakal bisa membaca saturasi oksigen dan denyut nadi dari benda selain jari. Contohlah, kalau kamu memasukkan pensil atau sedotan, tentu nggak bakal terbaca. Nah, kalau oksimeternya palsu, begitu kamu memasukkan pensil atau sedotan, akan langsung mengeluarkan angka-angka saturasi oksigen dan denyut nadi. Nggak masuk akal, kan?

Banyak oksimeter palsu di pasaran. (Freepik/Prostooleh via Kompas)

Tips Memilih Oksimeter yang Tepat

Biar kamu yakin kalau memilih oksimeter, ada lo tipsnya. Ahli jantung dr Vito Damay menyarankan kita untuk segera mencoba oksimeter yang baru didapatkan. Coba alat ini pada orang yang sehat dengan saturasi oksigen yang normal.

Jadi begini, orang sehat dengan saturasi oksigen yang normal biasanya punya angka lebih dari 95 persen. Kalau kurang, tentu ada yang salah dengan alat ini. Nah, kalau orang sakit, termasuk yang positif Covid-19, bisa saja mengalami masalah pernapasan sehingga saturasi oksigen dalam darahnya di bawah angka 95.

Kalau sudah begini, tentu harus segera ditangani dengan teknik proning. Kalau teknik proning tetap nggak mampu menaikkan kadar oksigen di dalam tubuhnya, tentu harus segera mendapatkan pertolongan medis.

Mengingat kini banyak orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena rumah sakit yang penuh, kamu sebaiknya memang mempersiapkan oksimeter. Nah, selalu cermat dalam membeli dan mengeceknya agar nggak tertipu oksimeter palsu, ya Millens? (Det,Oke/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: