BerandaHits
Senin, 1 Mar 2026 18:37

Biar Nggak Gagap Bencana, Kemendikdasmen Rilis Panduan Pendidikan Kebencanaan Terbaru!

Kini, sekolah bisa menerapkan kurikulum berbasis kebencanaan. (Republika)

Indonesia rawan bencana, sekolah nggak boleh pasrah! Kemendikdasmen baru saja merilis Panduan Pendidikan Kebencanaan yang ngasih kebebasan buat sekolah buat atur kurikulum sendiri saat kondisi darurat. Fokusnya bukan lagi cuma nilai, tapi keselamatan dan pemulihan mental murid!

Inibaru.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui BSKAP resmi meluncurkan Panduan Pendidikan Kebencanaan dan Juknis Pembelajaran di Satuan Pendidikan Terdampak Bencana pada Jumat (27/2/2026).

Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menegaskan kalau kesiapsiagaan itu harus dimulai dari bangku sekolah. Nggak cuma nunggu bantuan pemerintah, sekolah harus bisa mitigasi dan mandiri saat kondisi darurat.

"Kita perlu melakukan kesiapsiagaan tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga di satuan pendidikan agar mampu melakukan mitigasi, bertahan, dan melakukan pemulihan pasca-bencana," ujar Toni (1/3/2026).

Sekolah Terdampak Bencana? Kurikulumnya 'Suka-Suka' Sekolah!

Sekolah yang terkena musibah dapat menyesuaikan materi. (Antara Foto)

Nah, ini yang menarik. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Laksmi Dewi, menjelaskan kalau sekolah yang kena musibah bakal dikasih fleksibilitas penuh. Jadi, nggak ada lagi cerita guru stres ngejar materi pas sekolahnya lagi kebanjiran atau kena gempa.

Berikut poin-poin "santuy" tapi esensial dalam Juknis terbaru:

Materi Prioritas

Nggak wajib tamatin semua bab di buku paket! Fokus utama beralih ke dukungan psikososial (biar mental murid nggak trauma), keselamatan diri, mitigasi, serta literasi dan numerasi dasar.

Asesmen Fleksibel

Ujian tertulis yang kaku? Bye-bye! Penilaian bisa lewat portofolio atau penugasan sederhana. Yang penting proses belajarnya jalan.

Metode Adaptif

Belajar bisa tatap muka terbatas atau mandiri. Pokoknya menyesuaikan kondisi sarana yang masih tersisa di daerah tersebut.

Membangun Budaya Siaga

Kemendikdasmen pengin pendidikan kebencanaan ini nggak cuma jadi selingan, tapi masuk ke kurikulum inti maupun ekskul. Tujuannya jelas: membangun budaya siaga bencana sejak dini di seluruh pelosok Indonesia.

"Langkah strategis ini diambil untuk memastikan hak belajar murid tetap terpenuhi sekaligus membangun budaya siaga bencana di lingkungan sekolah," tambah Laksmi.

Buat para guru atau kepala sekolah yang pengin intip dokumen lengkapnya, kalian bisa unduh gratis di laman kurikulum.kemendikdasmen.go.id.

Meskipun agak terlambat, paling nggak sudah ada kemajuan di bidang mitigasi. Semoga bisa dilaksanakan denhan baik ya, Gez. (Siti Zumrokhtun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: