BerandaHits
Selasa, 23 Okt 2017 23:30

50 Ribu Lebih Santri Baca Kitab Kuning Pecahkan Rekor Muri

Foto aerial sekitar 80.000 santri membentuk formasi NKRI hadir di GOR Delta Sidoarjo membaca kitab kuning secara massal memecahkan rekor MURI dalam peringatan Hari Santi Nasional, Minggu (22/10). (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Kitab kuning dibaca oleh puluhan ribu santri di sebuah stadion. Dahsyat!

Inibaru.id - Lebih dari 50 ribu santri memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan membaca kitab kuning Nasoihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantany. Pemecahan rekor  ini untuk memperingati Hari Santri Nasional itu digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu, 22 Oktober 2017.

Dilansir Tempo.co (22/10/2017), perwakilan Muri, Sri Widyawati, mengatakan panitia sebelumnya hanya memberi tahu bahwa akan ada 22 santri yang membaca kitab kuning. “Namun yang hadir lebih dari 50 ribu santri,” kata dia saat memberikan sambutan sebelum memberi piagam penghargaan Muri kepada Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo Muhammad Riza Ali Faizin.

Baca juga: Sejarah 25 Tahun Silam Terulang di Amongrogo

Ketua panitia, Muhammad Nizar, mengatakan tujuan pemecahan rekor ini untuk membudayakan literasi di kalangan santri dengan mempelajari ilmu pengetahuan agama melalui sumbernya langsung.

“Karena selama ini generasi muda mulai disibukkan dengan gadget (gawai) dan media sosial,” katanya.

Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ma'ruf Amin membuka acara tersebut. Ma'ruf, yang merupakan cucu dari pengarang kitab Nashaihul Ibad, secara bergiliran membacakan kita kuning tersebut bersama sembilan kiai khos Jawa Timur.

Sembilan kiai khos itu adalah Nurul Huda Jazuli (Ploso, Kediri), Anwar Mansur (Lirboyo, Kediri), Ubaidillah Faqih (Langitan, Tuban), Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri, Pasuruan), Azaim Ibrohimi (Situbondo), Kholil Asad Syamsul Arifin (Situbondo), Fahrial Aschal (Bangkalan), Sholeh Qosim (Sidoarjo), dan Agus Ali Mashuri (Sidoarjo).

Baca juga: Tentang Bapak yang Mendorong Gerobak Sejauh 75 Km untuk Mengobatkan Anaknya

Di ujung acara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, membacakan tiga butir ikrar santri di hadapan puluhan ribu santri yang hadir di stadion. Isinya antara lain santri akan menjunjung tinggi muruah dan martabat agama Islam dan senantiasa setia dan taat kepada para kiai dan ulama NU.

Begitu juga, santri  akan turut serta menjaga kedaulatan Negara Kesaturan Republik Indonesia serta menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara.  Terakhir, santri akan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dalam bingkai kebhinekaan demi tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: