BerandaAdventurial
Rabu, 26 Agu 2025 15:01

Tektok Gunung bareng Komunitas Lintas Maha Muria; Gratis dan Ramah untuk Pemula!

Keseruan peserta fun tektok di Puncak Watu Payon Gunung Muria bersama komunitas Lintas Maha Muria. (Dok Lintas Maha Muria)

Berisiko bagi pendaki pemula, tektok ke gunung sebaiknya dilakukan bersama kelompok pendaki berpengalaman, misalnya bersama komunitas pencinta alam Lintas Maha Muria yang rutin menggelar 'fun tektok' gratis dan ramah pemula.

Inibaru.id - Akhir-akhir ini, istilah tektok makin sering terdengar di kalangan pendaki muda. Buat yang belum familiar, tektok adalah semacam aktivitas medaki gunung yang dilakukan dalam waktu singkat tanpa menginap di puncak sebagaimana biasa dilakukan pendaki konvensional.

Meski terdengar lebih simpel dan mudah dilakukan, risiko yang dihadapi nggak jauh berbeda dengan pendakian pada umumnya. Gunung yang dipanjat tetaplah sama, yakni alam liar yang perlu persiapan matang untuk bisa menaklukkannya.

Tantangannya nggak jauh berbeda, misalnya cuaca yang mendadak berubah, jalur yang licin, atau kondisi tubuh yang nge-drop selama mendaki. Karena itulah tektok sebaiknya nggak dilakukan seorang diri, khususnya bagi pemula.

Penting banget untuk melakukannya bersama orang-orang yang berpengalaman untuk biar pendakian tetap aman. Kalau tertarik mencobanya, kamu bisa mulai dengan mengikuti komunitas tektok yang banyak tersebar di medsos. Eits, tapi harus hati-hati dan pastikan sirkelnya aman ya.

Tektokan Bareng Komunitas

Oya, ada satu hal penting yang harus kamu pahami jika pengin melakoni aktivitas tektokan, yakni pilihlah gunung yang nggak terlalu tinggi dan bisa dijangkau naik-turun dalam sehari, misalnya Gunung Prau, Andong, Ungaran, atau Muria, kalau kamu tinggal di Jawa Tengah.

Untuk gunung yang disebutkan terakhir, salah satu komunitas yang bisa kamu ikuti adalah Lintas Maha Muria. Kumpulan para pendaki yang anggotanya berasal dari berbagai kota ini cukup rutin bikin acara fun tektok bareng tanpa dipungut biaya alias gratis, lo!

Meskipun hanya 1000-an mdpl, tektok di Gunung Muria tetap harus ditemani oleh pendaki yang berpengalaman. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Kelompok pencinta alam yang bertujuan utama mengenalkan sekaligus menjaga kelestarian pegunungan Muria ini green flag banget, Gez! Admin LIntas Maha Muria Wayon Sikiber mengatakan, tektokan ke puncak-puncak gunung yang menjangkau Kudus, Pati, dan Jepara adalah salah satu agenda rutin mereka.

“Ini bukan open trip ya. Kami komunitas pencinta alam yang sepakat untuk menjaga kelestarian sekaligus mengenalkan keindahan Muria, salah satunya dengan tektokan begitu,” terangnya, belum lama ini.

Para Pendaki Berpengalaman

Wayon mengatakan, karena sifatnya "non-stop", tektokan gunung memang sebaiknya dilakukan bersama para pendaki berpengalaman. Kebetulan Lintas Maha Muria diikuti para pendaki berpengalaman, sehingga memungkinkan mereka untuk menggelar aktivitas tektok secara rutin.

"Pendaki pemula juga nggak perlu khawatir kalau mau mencoba mendaki bersama Lintas Maha Muria. Kami berpengalaman dan naiknya santai, jadi bakal cocok juga bahkan untuk pendaki perdana. Pasti ditemani,” janji lelaki 21 tahun yang murah senyum tersebut.

Oya, di komunitas, Wayon termasuk pendaki aktif yang cukup berpengalaman. Sebagai warlok, sudah puluhan kali dia mencapai puncak-puncak Gunung Muria, termasuk 14 kali ke puncak Watu Payon dan 8 kali ke puncak Songolikur.

"Kalau Muria sudah nggak terhitung, sih. Beberapa kali juga sempat muncak ke beberapa gunung di luar kota," terangnya.

Nggak Selalu Berjalan Mulus

Pemandangan gagahnya Gunung Muria di jalur pendakian via Tempur Jepara. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Meski didukung para pendaki profesional, Wayon menuturkan, bukan berarti tektokan nggak memiliki risiko. Nggak semuanya berjalan mulus dan acap ada kejadian nggak terduga yang harus segera ditangani. Misalnya, ada pendaki pemula yang mengalami hipotermia di tengah jalan. Bahkan, ada yang pernah kesurupan juga.

“Kalau hipotermia, biasanya langsung digendong turun ke base camp. Terus, untuk kesurupan juga aku bisa tangani, kok!” selorohnya diikuti tawa.

Untuk kamu yang tertarik tektokan bersama Lintas Maha Muria, agenda terdekat mereka adalah pada 30 Agustus ini. Mereka bakal bikin "Fun Tektok Lintas 2 Puncak", yakni tektokan untuk menaklukkan dua puncak Muria sekali jalan, yakni Puncak Argojembangan dan Puncak Argopiloso, via Rejenu, Kabupaten Kudus.

"Titik kumpul di area parkir sebelah kanan Air Tiga Rasa Rejenu (Desa Japan, Kecamatan Dawe). Pendakian ini sudah gratis simaksi (biaya untuk izin masuk kawasan konservasi), cukup bayar parkir. Peserta bawa perlengkapan pribadi, snack, minuman, dan jas hujan sendiri. Kita start pukul 08.00 WIB," sebut Wayon.

Saat tektokan, para anggota Lintas Maha Muria biasanya juga melakukan aksi bersih-bersih sampah sepanjang jalur pendakian. Jadi, pastikan bawa kantong yang cukup besar untuk menampung sampah yang kamu temukan, ya! (Rizki Arganingsih/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: