BerandaAdventurial
Jumat, 19 Feb 2026 14:01

Silaturahmi dan Doa Bersama pada Tarawih Perdana Masjid Agung Kauman Semarang

Pemkot Semarang dan pengurus Masjid Agung Kauman doa bersama sebelum menunaikan ibadah salat Tarawih. (Inibaru.id/ Sundara)

Pemkot Semarang mengadakan program salat tarawih keliling sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada masyarakat selama bulan Ramadan.

Inibaru.id - Suara ikamah menggema di area Masjid Agung Kauman, menandai dimulainya rangkaian salat Isya sekaligus Tarawih perdana Bulan Suci Ramadan di Kota Semarang. Latief, yang baru tiba di parkir basemen Alun-Alun pun segera mempercepat langkah kaki untuk menuju masjid.

Lelaki yang tinggal di kampung belakang Pasar Johar ini tampak bersemangat. Baginya, salat pertama pada malam Ramadan ini bukan sekadar rutinitas, tapi momen penting untuk menyiapkan semangat menjalani puasa perdana keesokan hari.

"Sudah biasa tarawih di sini. Malam pertama Ramadan tanpa berjemaah rasanya kurang lengkap," kata Latief saat Inibaru.id mengiringi langkahnya menuju saf depan Masjid Agung Kauman, Rabu (18/2/2025) malam. Lantunan doa yang bergema menambah khidmatnya hari pertama Ramadan.

Saf untuk laki-laki telah membentang hingga memenuhi hampir setengah ruangan utama masjid saat Latief tiba, sedangkan serambi yang digunakan untuk jemaah perempuan sudah nyaris penuh; menyisakan sedikit ruang kosong.

Nggak lama, Latief pun menemukan tempat yang kosong dan segera menggelar sajadahnya. Namun, salat Isya rupanya nggak segera dimulai. Ketua Takmir Masjid Kauman KH Hanief Ismail terlebih dahulu memberikan tausiah singkat.

Pertama, dia mengingatkan jemaah agar menjalani Ramadan dengan khusyuk, bermakna, dan menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat iman serta amal. Hanief juga memaparkan bahwa Masjid Kauman akan sibuk sepanjang Ramadan, baik pagi maupun malam.

"Tarawih di masjid ini biasanya kami lakukan sebanyak 20 rakaat berjemaah, ditutup salat sunah Witir tiga rakaat," ujar Hanief di hadapan para jamaah yang telah mengisi saf. "Nanti, pada 17 Ramadan ada peringatan Nuzulul Quran, terus sepuluh malam terakhir ada salat tasbih."

Akan Ada Tarawih Keliling

Umat muslim memenuhi saf di Masjid Agung Kauman untuk mengikuti salat Tarawih pertama bulan Ramadan. (Inibaru.id/ Sundara)

KH Hanief brharap, sebisa mungkin para jemaah menjalani Ramadan bukan hanya untuk menggugurkan dan menjalani puasa, tapi juga mencoba memperbanyak kegiatan ibadah yang berkaitan dengan bulan penuh keberkan tersebut, termasuk amalan-amalan kebaikan yang melekat dengannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawalkot) Semarang Iswar Aminuddin yang turut mengikuti tarawih perdana di Masjid Agung Kauman bersama rombongan OPD Pemkot mengatakan, pihaknya akan menggelar tarawih keliling selama sebulan ke depan sebagai upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

"Pemkot Semarang akan menggelar tarawih keliling selama Ramadan, agar bisa menjadi kesempatan baik untuk bersilaturahmi dengan warga di rumah ibadah. Nanti bergilir, berpindah-pindah di 16 kecamatan di Kota Semarang," ungkap Iswar.

Iswar mengungkapkan, Ramadan membawa pesan mendalam tentang kesabaran, solidaritas, dan nilai kemanusiaan. Semangat ini, lanjutnya, bisa menjadi pijakan yang kokoh untuk memperkuat pembangunan di Kota Semarang. Ramadan ibarat menanam bibit kebaikan yang kelak membuahkan keberkahan berlimpah.

Dia juga menyampaikan bahwa tahun ini Kota Semarang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026 yang akan digelar pada September mendatang. Selain menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, kehadiran ribuan tamu ke Kota Semarang juga dia yakini bakal berdampak positif terhadap roda perekonomian.

"Momentum ini kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa Semarang adalah kota yang ramah, kota yang tertib, kota yang religius, dan sekaligus kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kebersamaan," tandasnya, yang segera direspons dengan anggukan kepala oleh Latief.

Selanjutnya, salat Isya yang disambung dengan tarawih pun digelar dalam suasana yang khusyuk. Seperti saf salat yang berjajar rapi dan rapat, semoga silaturahmi yang dilakukan Pemkot berhasil mengeratkan hubungan mereka dengan warganya ya. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

670 Penari Bawa Tari Lajur Caping Kalo Kudus Pecahkan Rekor MURI

26 Sep 2026

67 Juta Orang Gunakan QRIS, Apakah Masyarakat Mulai Tinggalkan Uang Tunai?

28 Sep 2026

Dari Gunung hingga Tokoh Wayang, Ini Inspirasi Nama Kereta Api di Indonesia

29 Sep 2026

Antrean Haji Dipangkas, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun

29 Sep 2026

Vaksin Hewan Buatan Indonesia Perdana Diekspor ke Afrika

30 Sep 2026

STNK Digital Resmi Diluncurkan, Dokumen Kendaraan Bisa Diakses dari Ponsel

1 Okt 2026

Terapi TBC Dikembangkan Lebih Singkat untuk Cegah Putus Obat

2 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: