BerandaAdventurial
Rabu, 14 Apr 2020 09:19

Sepi, Bandungan Bak Kota Mati

Taman Bunga Celosia tutup. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Bandungan, tempat favorit warga Semarang untuk berakhir pekan kini kondisinya "mengenaskan". Tempat wisata tutup, jalanan lengang, dan pedagang gigit jari lantaran sepi pembeli merupakan hal yang umum di sana.<br>

Inibaru.id - Siapa orang Semarang yang nggak kenal Bandungan? Bandungan selalu jadi pilihan untuk merayakan liburan serta berakhir pekan warga Semarang dan sekitarnya. Berbagai pilihan tempat wisata tersedia di sini. Namun seperti apa kondisi Bandungan di tengah pandemi corona?

Sabtu (11/4) lalu, jalanan Bandungan yang biasanya macet parah hingga bikin emosi, kala itu benar-benar lengang. Cuma ada beberapa kendaraan pengangkut belanjaan dan rumput yang sepengamatan saya merupakan milik warga lokal. Ke mana perginya semua wisatawan?

Seperti di tempat lain, sepinya Bandungan disebabkan tutupnya berbagai tempat wisata. Para pedagang kaki lima yang bergantung pada wisata kini juga terpaksa ikut libur karena nggak ada pengunjung. Tampak beberapa lapak pedagang yang biasanya menjajakan tahu serasi, kini tampak kosong dengan tumpukan kursi di atas meja sebagai tanda lagi nggak beroperasi.

Sedikit masuk ke Pasar Bandungan, saya kembali dibuat terkejut dengan parkiran yang biasanya dipenuhi kendaraan wisatawan dengan berbagai pelat berbeda kini tampak kosong. Keadaan di dalam pasar pun nggak jauh berbeda, hal ini diungkapkan oleh Sri, seorang penjual jagung segar yang mengaku hampir nggak dapat pemasukan.

“Pasar sepi mulai anak sekolah libur karena corona. Sekarang paling dapat Rp 15 ribu, kadang nggak (dapat),” tutur perempuan berperawakan kecil ini.

Wisata Tutup, Karyawan Nggak kerja

Suasana jalan di depan Kecamatan Bandungan yang lengang. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Masih belum yakin, langkah kaki saya mengarah ke wisata populer di kecamatan kecil yang superdingin ini. Di taman wisata air, New Bandungan Indah yang sudah tutup lebih dari dua minggu terlihat menyedihkan. Sepanjang jalan, saya nggak menemui seorang pegawaipun, hingga saya bertemu Sri Bagus Mulyanto, seorang karyawan yang kebetulan bertugas.

“Tutup mulai 2 minggu yang lalu menurut anjuran dari koperasi PT KAI,” kata Bagus.

Wisata yang setidaknya mendatangkan 800-an wisatawan per hari pada hari libur ini, sekarang sama sekali nggak dikunjungi satu orang pun. Akibat kondisi ini, 28 karyawan yang sedianya bekerja penuh terpaksa dipekerjakan setengah hari dengan upah yang juga setengah dari biasanya.

Situasi yang sama juga saya temui di wisata Taman Bunga Celosia yang terletak nggak jauh dari Candi Gedong Songo. Wisata yang sedang menjadi tren di kalangan anak muda kini juga merana. Di pintu masuk, terdapat papan pengumuman bahwa wisata ini ditutup.

Yang lebih parah, nggak ada satu pun karyawan yang bertugas kala itu. Yap, Seperti kota mati, kini Bandungan yang gemerlap tampak redup.

Namun liburnya wisatawan dalam memadati kota dingin ini semoga membawa dampak baik ya, Millens! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: