BerandaAdventurial
Rabu, 11 Nov 2025 19:01

Gunungkidul Siap Jadi Pusat Wisata Kesehatan Berbasis Alam dan Jamu

Salah satu produk wellness tourism di Gunungkidul adalah forest bathing. (via Ikedaspa)

Gunungkidul bersiap melangkah ke era baru pariwisata dengan menghadirkan wisata kesehatan berbasis alam dan jamu tradisional melalui pembentukan Indonesia Health Tourism Society (IHTS). Inisiatif ini diharapkan menjadikan daerah berudara sejuk itu sebagai destinasi wellness tourism unggulan di Indonesia.

Inibaru.id - Kabupaten Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta tengah bersiap menapaki babak baru pariwisatanya. Nggak hanya dikenal lewat pantai dan gua karst yang memukau, wilayah ini segera menambahkan satu lagi daya tarik yaitu wisata kesehatan berbasis alam dan tradisi.

Rencana ini makin nyata dengan hadirnya Indonesia Health Tourism Society (IHTS) yang akan dibangun di kawasan Gunung Giri Sela Kanda. Langkah tersebut disambut hangat oleh berbagai pihak, sebab menjanjikan perpaduan antara keindahan hutan, keaslian jamu, dan konsep wellness yang kini sedang naik daun di dunia pariwisata global.

“Hari ini menjadi sejarah penting. IHTS akan segera dibangun di Gunungkidul dengan program unggulan seperti forest bathing dan wellness berbasis jamu,” kata Ketua Umum IHTS Sandiaga Salahudin Uno mengutip Kompas, Senin (10/11/2025).

Menurut Sandiaga, kehadiran IHTS akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pengalaman wisata sekaligus pengobatan tanpa harus pergi ke luar negeri. Dia menilai, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar pengembangan wisata kesehatan berjalan optimal.

Jamu juga bakal diperkenalkan sebagai pengobatan tradisional khas Indonesia. (Alodokter)

“Kita bisa kurangi masyarakat kita yang berobat di luar negeri, bisa mendatangkan (wisatawan dari luar negeri),” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri memastikan akan memberikan dukungan penuh, baik lewat kebijakan maupun koordinasi lintas sektor. Tujuannya jelas yaitu menjadikan Gunungkidul sebagai destinasi wisata kesehatan berkelas nasional.

Wakil Bupati Joko Parwoto mengungkapkan optimismenya terhadap rencana tersebut. Menurutnya, Gunungkidul memiliki modal besar untuk berkembang menjadi destinasi wellness tourism unggulan.

“Wilayah ini kaya akan potensi alam, budaya, dan spiritualitas yang luar biasa. Pemerintah mendukung penuh langkah pembentukan IHTS dan berharap program ini dapat segera terealisasi,” ujar Joko.

Dia menambahkan, tren wisata berbasis kesehatan tengah berkembang pesat di dunia. Dengan udara bersih, panorama menenangkan, dan masyarakat yang menjunjung tinggi harmoni, Gunungkidul dinilai memiliki karakteristik ideal untuk konsep tersebut.

“Melalui kolaborasi antara IHTS, pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha, Gunungkidul dapat tumbuh menjadi destinasi unggulan nasional di bidang wellness tourism. Dampaknya akan bergerak secara ekonomi, sosial, hingga kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Dengan potensi alam yang masih asri dan warisan jamu tradisional yang mengakar kuat, Gunungkidul tampaknya siap menjelma menjadi oase penyembuhan alami di tengah hiruk pikuk dunia modern. Mungkin, dalam waktu nggak lama lagi, wisata ke Gunungkidul nggak hanya soal menjelajahi pantai, tapi juga tentang menemukan keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan alam.

Betewe, kamu tertarik nggak nih dengan wellness tourism, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: