BerandaAdventurial
Selasa, 16 Feb 2026 18:06

Dulu Jadi 'Mata-Mata' Keraton, Kini Benteng Vredeburg Transformasi Jadi Museum Hits di Jantung Jogja!

Museum Benteng Vredeburg. (Shutterstock)

Siapa sangka bangunan estetik di titik nol kilometer Yogyakarta ini dulunya adalah alat kontrol kolonial untuk mengawasi gerak-gerik Sultan? Dari simbol dominasi Belanda hingga jadi ruang edukasi perjuangan, Benteng Vredeburg punya perjalanan panjang yang wajib kamu tahu.

Inibaru.id - Kalau kamu lagi jalan-jalan di kawasan Malioboro, pasti nggak asing dengan bangunan kokoh bercat putih yang berdiri tepat di depan Istana Negara Gedung Agung. Yup, itulah Benteng Vredeburg.

Tapi tahu nggak sih, bangunan yang sekarang asyik banget buat spot foto dan belajar sejarah ini dulunya punya aura yang cukup "mencekam" bagi warga lokal?

Dibangun tahun 1760 atas prakarsa Nicolaas Hartingh, benteng ini diberi nama Vredeburg yang artinya "Benteng Perdamaian". Tapi jangan terkecoh namanya ya! Lokasinya yang persis berhadapan dengan Keraton Yogyakarta sebenarnya adalah taktik Belanda untuk mengawasi setiap aktivitas di dalam istana.

Dengan dinding tebal, parit pertahanan, dan lubang meriam, benteng ini jadi simbol kekuatan militer yang siap menekan perlawanan rakyat kapan saja.

Saksi Bisu Perang Jawa hingga Pendudukan Jepang

Di sini pengunjung bisa melihat berbagai koleksi dyang bikin jiwa nasionalisme naik level. (Travel Magazine)

Sepanjang abad ke-18 dan 19, Vredeburg jadi pusat koordinasi logistik Belanda saat menghadapi perlawanan hebat Pangeran Diponegoro. Masuk ke tahun 1942, giliran tentara Jepang yang mengambil alih tempat ini sebagai markas militer sekaligus penjara.

Bahkan saat Jogja jadi Ibu Kota RI (1946-1949), kawasan sekitar benteng ini kembali jadi saksi pergulatan sengit antara republik muda melawan Agresi Militer Belanda. Kebayang kan betapa banyak sejarah yang tersimpan di tiap sudut temboknya?

Nah, setelah kedaulatan Indonesia diakui penuh, fungsi militer benteng ini perlahan pudar. Alih-alih dihancurkan karena dianggap warisan penjajah, pemerintah justru melakukan langkah cerdas yaitu Dekolonisasi Ruang.

Pada tahun 1992, Benteng Vredeburg resmi bersalin rupa menjadi Museum Khusus Perjuangan Nasional. Maknanya pun berubah total. Yang dulunya simbol tekanan, kini tempat ini jadi simbol kebanggaan dan pengingat betapa kerasnya perjuangan pahlawan kita.

Belajar Sejarah Sambil Vibing di Masa Kini

Sekarang, Benteng Vredeburg bukan lagi tempat yang ditakuti. Di dalamnya, kamu bisa melihat diorama keren yang menceritakan perjalanan bangsa, mulai dari masa kebangkitan nasional sampai proklamasi.

Lokasinya yang super strategis di kawasan Malioboro bikin benteng ini jadi destinasi favorit. Kamu bisa belajar sejarah secara kronologis lewat visual yang oke banget tanpa harus merasa bosan baca buku teks yang tebal.

Intinya, Benteng Vredeburg adalah bukti kalau ruang fisik bisa direbut kembali maknanya. Dari "mata-mata" yang mengawasi bangsa, kini ia justru jadi penjaga memori perjuangan kita.

Wah, makin bangga kan punya warisan sejarah yang nggak cuma megah, tapi juga punya cerita transformasi yang luar biasa? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Desa Giyombong Pernah Jadi Ibu Kota Jawa Tengah pada 1948, Ini Kisahnya

10 Agu 2026

Tari Lengger Banyumas: Warisan Budaya Penuh Makna yang Tetap Menari Melintasi Zaman

11 Agu 2026

AI Factory Terbesar di Asia Tenggara Bakal Dibangun di Indonesia, Kapasitas Capai 1 GW

12 Agu 2026

Pelajar SD-SMP di Yogyakarta Bakal Wajib Berbahasa Jawa Krama Inggil Sehari dalam Sepekan

13 Agu 2026

Temuan Situs Bongal Geser Linimasa Masuknya Islam ke Nusantara hingga Tujuh Abad

14 Agu 2026

HUT ke-81 RI, KAI Beri Diskon Tiket 17 Persen

14 Agu 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 9-10, Siapa Saja yang Masuk Kelompok Ini?

15 Agu 2026

Rerie Dorong Situs Patiayam Terus Dijaga sebagai Warisan Peradaban

16 Agu 2026

Unik! Upacara HUT RI di Gang Presiden Puntan Diramaikan Kostum Daur Ulang Sampah

17 Agu 2026

Motor Bensin Bisa Ditukar Motor Listrik, Pemerintah Siapkan Skema Baru

18 Agu 2026

Bukan Rekaman Asli 17 Agustus 1945, Ini Sejarah Suara Proklamasi Bung Karno

19 Agu 2026

Negara Pertama yang Mengakui Indonesia Merdeka

20 Agu 2026

Sinewara, Bioskop BUMN Besutan PFN Siap Meluncur 2027

21 Agu 2026

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

22 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: