BerandaAdventurial
Sabtu, 3 Mei 2019 13:12

Dari Kuliner hingga Alam, Pesona Wisata di Bentang Bukit Karst Kebumen

Bukit Sianco, salah satu spot menarik yang harus kamu kunjungi saat berada di Kebumen. (Explorewisata)

Kebumen menyajikan pelbagai wisata yang menarik untuk kamu sambangi. Dilintasi pegunungan karst membuat topografi kabupaten di pesisir selatan Jateng itu dipenuhi pelbagai wisata gua dan air terjun. Itu saja?

Inibaru.id – Mendengar nama Kebumen, ingatan yang terlintas adalah deretan perbukitan karst yang berpadu dengan pantai selatan dengan tebing-tebing tingginya yang menawan. Tak lupa, ada pula menu kulinernya yang legendaris, yakni sate ambal.

Menjadi salah satu kabupaten yang berada di sisi selatan Jawa Tengah, Kabupaten Kebumen memang memiliki potensi wisata yang cukup besar. Deretan perbukitan karst yang terbentang lebar membuat kota tersebut dipenuhi lokawisata menarik seperti gua dan air terjun.

Goa Jatijajar dan Goa Barat adalah lokawisata yang begitu dikenal masyarakat, nggak hanya pelancong setempat, tapi juga wisatawan di Indonesia, bahkan mancanegara. Lokasi keduanya yang berdekatan juga membuat kedua gua dijadikan sebagai bagian dari paket wisata.

(Baca Juga: Sajian Alam dan Legenda di Dalam Goa Jatijajar)

https://www.inibaru.id/media-files/nuploads/1/umum/goa%20jatijajar%202.jpg

Goa Jatijajar. (cukuptaulah.blogspot.com)

Goa Jatijajar lebih dikenal traveler karena tempatnya yang sudah dilengkapi dengan lampu-lampu. Patung-patung yang berada di dalamnya juga menjadi kisah yang sayang untuk dilewatkan.

Sementara, Goa Barat lebih dikenal sebagai gua 100 air terjun karena banyaknya air terjun di dalam gua yang menawan. Dengan keberadaan zona gelap yang jauh lebih banyak dari zona terang, serta medan berair dan berlumpur yang mengiringi caving di sana, wisata ini cocok untuk para petualang.

Kemudian, selain gua, Kebumen juga dipenuhi dengan lokawisata air berupa deretan air terjun yang harus kamu kunjungi kalau sedang berkunjung ke kota tersebut, salah satunya Curug Sawangan. Di sana, nggak hanya air terjun yang bisa kamu nikmati, tapi juga gua dan pantai yang menjadi satu.

(Baca Juga: Dimuntahkan dari Mulut Gua, Curug Sawangan Langsung Mengalir Menuju Pantai)

https://www.inibaru.id/uploads/sawangan.jpg

Curug Sawangan. (Twitter/lintaskebumen)

Oya, Kebumen yang berada di pesisir selatan juga memiliki pantai yang nggak kalah menawan, di antaranya Pantai Menganti. Di sana, kamu bisa menikmati suara debur ombak dari tebing yang tinggi sekaligus berswafoto di ketinggian. Mengasyikkan, bukan?

Lelah berwisata alam, saatnya wisata kuliner. Salah satu kuliner legendaris yang perlu kamu coba adalah Sate Ambal. Agak berbeda, satai ayam dari Desa Ambal itu menggunakan bumbu atau sambal yang diolah dari tempe. Rasanya? Silakan dicicipi sendiri.

(Baca Juga: Sambal Tempe Khas Kebumen Jadi Pembeda Satai Ambal dengan Kuliner Sejenis Lainnya)

https://2.bp.blogspot.com/-KR8dsMsL7BY/WWg65G9ldFI/AAAAAAAAAL4/g99YhRV8dGsN5kP7e-3Z6iGX28gs5whNQCLcBGAs/s1600/sate%2Bambal%2Bjalan%2Bpahlawan.jpg

Sate Ambal, kuliner legendaris dari Kebumen. (Kebumen How?)

Sudah kenyang? Saatnya berburu oleh-oleh! Kamu bisa membeli batik khas Kebumen di Desa Gemeksekti. Di sana, kamu bakal menemukan batik yang agak berbeda dari batik Solo, Yogyakarta, atau Pekalongan.

Batik Kebumen menggunakan empat pewarnaan, berbeda dengan batik lain yang biasanya hanya dua pewarnaan. Ini tentu menarik, karena motif batik yang dihasilkan pun jadi lebih berwarna.

(Baca Juga: Paduan Empat Warna dengan Motif Keseharian Masyarakat Jadikan Batik Kebumen Begitu Khas)

Sehari mengunjungi Kebumen sudah barang tentu nggak bakal kelar menyambangi semuanya. Kamu bisa menginap di sekitar kota atau menjadikan rumah warga untuk menumpang tidur. Atau, bisa juga camping di Jembangan View sekaligus berwisata air di sana keesokan harinya.

Gimana, Kebumen tampak menarik untuk dikunjungi? Maka, agendakanlah akhir pekan ini ke tempat tersebut. Siapa tahu bisa nemu gebetan di sana! Ha-ha. (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: