BerandaHits
Sabtu, 17 Jan 2025 09:22

Bakal Diisi Siswa Pintar dan Berprestasi, Apa Itu SMA Unggulan Garuda?

SMA Taruna Nusantara, salah satu sekolah yang diproyeksikan menjadi SMA Unggulan Garuda. (Tarunanusantara)

Siswa dari SMA Unggulan Garuda disiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia.

Inibaru.id - Negara kita memang menyatakan komitmennya untuk memajukan pendidikan dalam negeri. Salah satu langkah besar yang diambil adalah rencana dibikinnya SMA Unggulan Garuda yang dimulai 2025. Apa itu SMA Unggulan Garuda?

Wacana tentang hal itu muncul dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Menurut keterangan, SMA Unggulan Garuda adalah sekolah unggulan tingkat menengah atas bagi siswa pintar dan unggulan.

Sekolah ini akan menerapkan kurikulum dengan standar yang tinggi, bahkan dikategorikan sebagai standar per-universitas. Melalui cara ini, siswa SMA Unggulan Garuda nantinya akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia.

SMA Unggulan Garuda akan menerapkan sistem asrama, beasiswa penuh bagi siswa, serta akan mendatangkan guru asing dari luar negeri untuk berkolaborasi dengan guru lokal.

SMA Unggulan Garuda merupakan salah satu implementasi program percepatan pemerintah di bidang pendidikan yang rencananya akan dibangun 20 SMA Garuda, dan 20 SMA/MA lainnya dinaikkan menjadi SMA Unggulan Garuda yang ditargetkan tercapai pada 2029.

Pada 2025, pemerintah berencana untuk mulai membuka pendaftaran siswa baru melalui empat SMA yang dikembangkan menjadi SMA Unggulan Garuda. Dua dari empat sekolah tersebut adalah SMA Taruna Nusantara Magelang, Jateng dan SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Jateng.

Adapun keempat provinsi yang menjadi wilayah pembangunan SMA Unggulan Garuda pada 2025 tersebut, yakni: Ibu Kota Nusantara (IKN), Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur., dan Sulawesi Utara.

Pendaftaran ini ditujukan untuk siswa-siswi pintar dan unggulan di setiap wilayah dengan proses seleksi yang ketat. Siswa-siswi yang lolos akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis atau beasiswa, guru yang berkualitas dan memiliki reputasi internasional, hingga fasilitas asrama.

Pada masa awal pengembangan, SMA Unggulan Garuda hanya akan mengajarkan materi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yang mana industri STEM sendiri tengah dikembangkan oleh pemerintah.

Ketimpangan Pendidikan

Ilustrasi: Masih banyak sekolah di Indonesia yang membutuhkan perhatian Pemerintah Indonesia. (Viva/Jo Kenaru)

Meski tujuan adanya SMA Unggulan Garuda baik dan visioner, bukan berarti program ini bebas dari kritik. Pasalnya, rencana pendirian SMA Unggulan Garuda bergulir di tengah kusutnya sektor pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Dari soal kurikulum, akses pendidikan, biaya sekolah, hingga kesejahteraan guru masih belum ada pembenahan serius.

Adanya SMA Unggulan Garuda berpotensi menciptakan ketimpangan pendidikan. Sebab, sekolah yang seperti itu pasti terbatas daya tampungnya dan dampaknya tidak seluas yang diperkirakan. Sementara itu, SMA reguler di berbagai daerah akan semakin terpuruk jika tidak mendapat perhatian yang sama.

“Ide ini menarik dan dapat diterima sepanjang tidak membuahkan diskriminasi terhadap SMA-SMA negeri lain sebagaimana ketika dulu ada kebijakan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Dulu, RSBI ditolak karena ada ketimpangan soal pendanaan dan diskriminasi,” terang Pengamat Pendidikan dari Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Semarang, Edi Subkhan, dinukil dari Tirto, Rabu (15/1/2025).

Sementara itu, Koordinator JPPI Ubaid Matraji berpendapat rencana pemerintah membuka sekolah unggulan hanya akan menggali kuburan sistem pendidikan yang sempat hidup di era kolonial. Sekolah tersebut akan menciptakan eksklusivitas antara kelas sosial masyarakat tertentu.

Menurutnya, data PISA 2022 menunjukkan bahwa kualitas pendidikan Indonesia masih rendah. Salah satu biang keroknya adalah tingginya kesenjangan mutu antar sekolah di berbagai daerah.

"Ternyata warisan pemenuhan hak pendidikan dan mutu yang masih timpang ini diperparah dengan adanya rencana penerapan kebijakan sekolah unggulan dan sekolah rakyat," kata Ubaid Matraji.

Ya, sektor pendidikan memang PR yang sulit bagi negara kita. Tiap program yang dicanangkan dan direncanakan selalu memiliki tujuan yang baik. Sayangnya, terkadang gagasan itu berjalan tumpang tindih dan justru nggak memihak siswa, pengajar, dan masyakat secara umum. Kita lihat saja bakal seperti apa SMA Unggulan Garuda ini ke depannya ya, Millens! (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: