BerandaTradisinesia
Minggu, 22 Des 2018 13:12

Tradisi Bakar Batu, Cara Warga Papua Rayakan Natal

Tradisi Bakar Batu di Papua dilakukan dalam rangka menyambut Natal. (Antara/Aloysius Jarot Nugraha)

Tiap daerah di Indonesia tentunya memiliki adatnya masing-masing dalam menyambut hari besar keagamaan, termasuk saat merayakan Natal. Nah, di Papua, ada tradisi Bakar Batu untuk menyambut Natal. Berikut ulasannya.

Inibaru.id – Papua merupakan daerah yang kaya akan tradisi. Salah satu tradisi yang unik dan terkenal dari Papua adalah Bakar Batu. Tradisi yang juga disebut Barapen ini termasuk tradisi penting di Papua untuk menyambut hari besar seperti Natal.

Tradisi tertua di Papua ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan. Selain itu, Bakar Batu juga bertujuan untuk memupuk kebersamaan dan saling berbagi kepada sesama.

Disebut Bakar Batu karena mereka benar-benar membakar batu. Kemudian, batu yang sudah dibakar itu akan digunakan untuk memasak makanan yang dibawa para warga. Bahan makanan yang biasanya dimasak dengan batu bakar itu adalah daging (biasanya daging babi), sayuran, dan umbi-umbian seperti yang ditulis Good News From Indonesia (7/10/2017).

Saat Natal, tradisi Bakar Batu umumnya dilakukan seusai ibadah Misa. Sebelum tradisi dimulai, masyarakat akan bekerja sama membuat lubang dengan menggali tanah. Setelah itu, mereka mulai membakar batu-batu berukuran besar dengan kayu hingga kayunya habis terbakar dan batu menjadi panas membara.

Batu yang panas membara tersebut kemudian dimasukkan ke dalam lubang yang telah digali. Sebelum batu diletakkan, lubang yang ada ditutup terlebih dulu diberi daun pisang dan ilalang. Setelah itu, batu yang sudah dibakar akan diletakkan di atasnya.

Batu itu akan dilapisi lagi dengan daun pisang sebelum diberi daging di atasnya. Setelah itu, daging ditutup dengan daun pisang dan diberi batu panas lagi. Susunan itu diberi lapisan lagi di atasnya untuk tempat meletakkan umbi dan sayuran. Terakhir, di atas lapisan umbi dan sayuran diberi daun pisang dan ilalang, ditambah batu bakar, dan ditutup lagi dengan daun pisang dan ilalang.

Oh iya, ada yang menarik saat proses perburuan babi dalam tradisi Bakar Batu ini lo, Millens. Konon, jika kepala suku bisa mematikan babi dalam sekali panah, mereka yakin acara Bakar Batu bakal sukses dan lancar. Sebaliknya, jika babi yang dipanah nggak langsung mati, mereka meyakini acara nggak akan berhasil.

Wah menarik juga ya, Millens. Kalau di daerahmu, tradisi apa sih yang dilakukan saat menyambut Natal? (IB18/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: