BerandaTradisinesia
Sabtu, 24 Agu 2018 15:00

Mengapa di Kudus Nggak Boleh Menyembelih Sapi?

Penyembelihan hewan kerbau di Kudus. (moslimpedia.blogspot.com)

Dengan mempertahankan tradisi ajaran Sunan Kudus, masyarakat ganti menyembelih sapi dengan kerbau di Iduladha untuk hormati masyarakat Hindu.

Inibaru.id – Rabu (22/8/2018) lalu, umat muslim baru saja melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Iduladha. Masyarakat bergotong royong memotong daging kurban untuk kembali dibagikan ke masyarakat.  Hewan yang bisa dikurbankan salah satunya adalah sapi. Namun, berbeda dengan muslim di Kota Kudus, Jawa Tengah yang nggak menyembelih sapi sebagai kurban.

Masyarakat muslim di sana rupanya masih memegang teguh tradisi untuk nggak memotong sapi saat di Iduladha. Mereka lebih memilih menyembelih kerbau sebagai alternatif lain selain kambing. Hal ini sudah berjalan sejak ratusan tahun yang lalu berdasarkan ajaran toleransi oleh ulama penyebar Islam di kalangan Jawa yakni Sunan Kudus. Apa alasannya?

Sekitar 500 tahun yang lalu, Sunan Kudus mengeluarkan fatwa kepada keluarga dan pengikutnya agar nggak menyembelih sapi sebagai hewan kurban. Sebab, pada masa itu mayoritas penduduk Kudus merupakan penganut Hindu, yang mana mereka meyakini sapi adalah hewan yang disucikan para dewa. Fatwa tersebut dikeluarkan nggak lain adalah untuk menghargai kepercayaan umat hindu. Apalagi Kudus merupakan kota taklukan Kerajaan Majapahit.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, KH Syafiq Nashan, mengungkapkan, memang nggak ada larangan bagi umat islam menyembelih sapi dalam Islam, sehingga sah-sah saja bagi warga Kudus untuk menyembelih sapi.

Memudar

Dengan berjalannya waktu, tradisi menyembelih kerbau di Kudus sedikit memudar.  Beberapa lokasi penyembelihan bahkan sudah menyembelih sapi. Ketua YM3SK Nadjib Hassan juga memaklumi karena perkembangan zaman ini.

Kendati demikian, warga Kudus tampaknya masih menjaga tradisi nggak menyembelih sapi untuk berkurban. Mereka masih mengikuti fatwa Sunan Kudus di beberapa tempat seperti Masjid Menara Kudus. Bahkan, sejumlah perusahaan dan intansi pemerintahan juga menghindari menyembelih sapi.

”Kami hanya ingin melanggengkan tradisi itu melalui kurban kerbau di Masjid Menara Kudus. Pesannya sama, yaitu ajakan kepada masyarakat untuk menjunjung tinggi toleransi antar-pemeluk agama dan sesama manusia,” kata Nadjib.

Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa tradisi keagamaan ini merupakan bentuk toleransi untuk menjaga kerukunan dan kedamaian antar pemeluk agama Islam dan Hindu Selain itu, bentuk toleransi ini juga terlihat dari akulturasi Menara Masjid Kudus yang menyerupai candi Hindu. Wah, keren ya! (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: