BerandaTradisinesia
Minggu, 29 Okt 2022 12:24

Kala Gambar Ganesha di Mata Uang Rupiah Bikin Heboh India

Gambar Ganesha di mata uang Rp20 ribu yang bikin heboh India. (Detik)

Gambar Ganesha yang bersanding dengan Ki Hajar Dewantara di selembar uang Rp20 ribu membuat politikus dan warga India heboh. Apa alasannya?

Inibaru.id - Berdasarkan letak geografis, Indonesia dan India memang sangat jauh. Tapi, kenapa nama mata uang kedua negara itu hampir mirip, yaitu Rupiah dan Rupee?

Rupee, mata uang yang juga dipakai di negera-negara Asia Selatan itu awal dikenal pada 1860. Menurut Suara, (16/7/2022), saat India masih dikuasai Inggris di bawah pemerintahan Ratu Victoria, pecahan One Rupee sudah cukup populer di India. Uang tersebut berbahan dasar perak 90 persen.

Sementara itu, masyarakat Nusantara pada zaman kerajaan juga sudah lama mengenal perak sebagai alat tukar. Oleh karena itu, sampai sekarang masyarakat kita sering menyebut uang dengan embel-embel "perak" di belakangnya, kan?

Pemerintah akhirnya memilih nama Rupiah karena masyarakat Indonesia sudah akrab dengan istilah "perak" sebagai penyebutan alat tukar. Dalam Bahasa Sansekerta, perak disebut dengan "rupyakam".

Itulah alasan yang membuat mata uang kita dengan mata uang negaranya Sarukh Khan terdengar sama. Keduanya mendapatkan pengaruh kebudayaan dari agama Hindu dan Budha.

Ganesha pada Uang Rp20 Ribu

Rupee, mata uang yang juga dipakai di negera-negara Asia Selatan itu awal dikenal pada 1860. (Pexels)

Eratnya Rupiah dan Rupee nggak berhenti di situ. Akhir-akhir ini politikus India menyorot selembar Rp20.000 milik negara kita. Hal itu dilaporkan oleh BBC, Kamis (27/10/2022) lalu. Uang yang dimaksud oleh mereka adalah pecahan Rp 20 ribu yang diedarkan pada 1998. Pada uang berwarna hijau muda itu ada gambar patung Ganesha yang bersanding dengan Ki Hajar Dewantara.

Menteri Besar Delhi Arvind Kejriwal memakai uang tersebut sebagai contoh untuk mendesak Pemerintah Pusat India. Dia mengharapkan pemerintah pusat menempatkan gambar Dewa Ganesha dan Dewi Lakshmi di mata uang Rupee sebagaimana yang dilakukan Pemerintah Indonesia di pecahan uang Rp20 ribu tersebut.

Arvind Kejriwal takjub karena meski mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim dan pemeluk agama Hindu hanya 2 persen , tapi pemerintahnya tetap menghargai budaya Hindu yang dulu pernah berjaya di Nusantara.

Gara-gara ucapan dari politisi Partai Aam Aadmi tersebut, warganet India langsung penasaran dengan pecahan Rp20 ribu yang sudah lama ditarik dari peredaran tersebut. Nggak hanya menemukan gambar uang Rp20 ribu, banyak dari mereka menemukan fakta lain, yaitu pecahan uang Rp50 ribu yang masih beredar sampai sekarang terpampang gambar pura Hindu khas Bali.

Ganesha Simbol Pendidikan

Ada gambar pura, tempat ibadah umat beragama Hindu pada uang kertas Rp50 ribu. (Hai/Alvin Bahar)

Menurut salah seorang jurnalis BBC Astudestra Ajengrastri, ada alasan gambar Ganesha disandingkan dengan gambar Ki Hadjar Dewantara di salah satu desain alat tukar di Indonesia. Keduanya dianggap sebagai simbol dunia pendidikan.

“Ganesha dianggap sebagai dewa seni, kebijaksanaan, dan pendidikan di Indonesia. Gambar ganesha juga sering dipakai di lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia,” ucap Astudestra.

Kamu tahu lembaga pendidikan yang menggunakan Ganesha sebagai simbolnya kan, Millens? Yap, ada Institut Teknologi Bandung, salah satu perguruan tinggi terbaik dan populer di Indonesia.

Dari kejadian ini kita jadi tahu bahwa Indonesia masih menjaga rasa toleransi sekaligus melestarikan akar budaya bangsa sendiri ya? Semoga hal ini nggak bakal hilang sampai kapan pun. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Blok GM, Surga Anak Skena, dan Wajah Baru Kota Semarang saat Malam

9 Apr 2026

Puting Beliung Terjang Banyumanik, Pemkot Semarang Akan Perbaiki Rumah Warga Terdampak

9 Apr 2026

Kembalikan Ruh, Tiket Masuk Resmi Ditiadakan dalam Tradisi Bulusan

9 Apr 2026

Pecinan Semarang Bakal Dikelilingi Arak-arakan 50 Kelenteng Akhir Pekan Ini!

10 Apr 2026

30 Persen Jemaah Haji asal Semarang Masuk Kategori Muda, Puluhan di Antaranya Gen Z

10 Apr 2026

Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Dukung Jurnalisme Berkualitas

10 Apr 2026

Jaga Produksi, Pengusaha Tahu Semarang Putar Otak saat Harga Kedelai dan Plastik Naik

10 Apr 2026

Ogah Cuma Jadi Formalitas, Sumanto Pengin Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Solusi Nyata buat Jateng

11 Apr 2026

Investasi buat Anak Cucu, Sumanto Ajak Relawan Jaga Kali-Rawat Bumi

12 Apr 2026

Kecelakaan (Lagi) di Silayur Semarang, Mau sampai Kapan?

12 Apr 2026

Bernuansa Spiritual, Tradisi Kirab Kelenteng di Pecinan Semarang

13 Apr 2026

Lansia Dominasi Calhaj Asal Semarang, Kesehatan jadi Tantangan Serius

13 Apr 2026

ASN Jateng WFH Tiap Jumat, Sumanto: Jangan Sampai Pelayanan Publik Malah Libur

13 Apr 2026

Dishub Perketat Akses Masuk ke Silayur, Dua Portal Disiapkan untuk Batasi Truk Tronton

14 Apr 2026

Forbasi Matangkan Struktur Organisasi via Rakernas dan Sertifikasi Juri-Pelatih

14 Apr 2026

Ikhtiar Warga Silayur, Kembalikan Tradisi Ruwatan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

14 Apr 2026

Grup Cowok: Batas Tipis antara Bercanda dan Pelecehan Seksual

15 Apr 2026

Menanti Surpres, Nasib RUU PPRT Kini di Tangan Presiden

15 Apr 2026

Temuan Fosil Purba di Bumiayu, Diduga Lebih Tua dari Sangiran

16 Apr 2026

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: