BerandaTradisinesia
Jumat, 6 Okt 2022 16:21

Inilah 16 Warisan Budaya Tak Benda 2022 di Jateng

Menyambut datangnya Bulan Puasa, masyarakat Semarang selalu menggelar perayaan Warak Ngendog. (Ppid.semarangkota)

Beberapa waktu lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan 16 budaya asal Jawa Tengah sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) 2022. Apa saja ya?

Inibaru.id - Selalu ada tradisi dan budaya yang melekat pada kita dan masyarakat. Sebagian dari warisan leluhur itu telah punah digerus modernitas. Sebagian lagi tetap bertahan bahkan semakin erat dengan kehidupan sehari-hari kita.

Jawa Tengah, seperti halnya provinsi yang lain, memiliki beragam budaya yang tersebar di berbagai kota. Di kota-kota tertentu ada tradisi yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakatnya dan rutin digelar.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan 16 budaya asal Jawa Tengah (Jateng) sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage) 2022.

Warisan budaya tak benda dari Jateng itu meliputi seni pertunjukan, kemahiran, dan situs keagamaan yang sudah mengakar di tengah masyarakat.

"Penetapan sebagai warisan budaya tak benda dilakukan pada Jumat, 30 September 2022," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Eris Yunianto, di Semarang pada Rabu (5/10/2022).

Buka Luwur atau mengganti kain penutup makam Sunan Kudus diselenggarakan tiap Bulan Muharram. (Kota.kuduskab)

Rincian 16 warisan budaya tak benda dari Jateng tersebut adalah Wayang Wong Ngesti Pandowo dan Warak Ngendog (Semarang); Telur Mimi (Kendal); Barongan, Jenang, dan Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus (Kudus); Tenun Troso (Jepara); Tempe Kemul (Wonosobo); Baritan Asemdoyong (Pemalang); Ngabeungkat Dawuan (Cilacap); Batik Salem (Brebes); Kirab Malam 1 Suro Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Solo); Teater Rakyat Menoreh (Cilacap); Payung Juwiring dan Putaran Miring Gerabah Melikan (Klaten); serta Kitab Primbon Haji Syekh Imam Tabbri (Sragen).

Batik Lasem menjadi salah satu warisan budaya tak benda Jateng 2022. (Liputan6/Faisal Fanani)

Menurut Eris sebuah budaya baru dapat ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda apabila sudah membudaya di masyarakat setempat selama 50 tahun. Eris meminta masyarakat Jateng terus giat melestarikan budaya-budaya mereka.

"Warga dan pemerintah setempat harus serius dalam melestarikan budaya mereka. Di masa depan, sangat memungkinkan budaya yang telah ditetapkan secara nasional diakui oleh UNESCO," jelas Eris merujuk pada badan PBB yang mengurusi kebudayaan dari negara-negara sebagai warisan budaya dunia.

Eris menambahkan di tingkat internasional, 12 warisan budaya tak benda dari Indonesia sudah ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia. Antara lain, wayang, keris, batik, pendidikan dan pelatihan batik, angklung, tari saman, seni pembuatan kapal Pinisi, pencak silat, dan gamelan.

"Semua masyarakat agar menjaga yang telah jadi harta benda kita. Mari kita cintai dan banggakan. Ini tak ada artinya bila tidak dirawat," ujarnya.

Yap, penting banget memiliki kesadaran diri menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi daerah kita. Jika generasi muda seperti kita abai dan bersikap cuek, pastilah generasi anak-anak kita makin nggak tahu apa-apa soal budaya nenek moyang. Iya kan? (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah dimuat di Medcom dengan judul 16 Budaya Jateng Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda, Ini Daftarnya.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

31 Mei 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: