BerandaTradisinesia
Kamis, 18 Sep 2019 11:21

Dipakai Pengantin Perempuan Hingga Calon Mertua, Batik Truntum Gambarkan Kasih yang Abadi Sepanjang Masa

Motif bintang menjadi simbol cinta yang bersinar. (Medium)

Sido Asih dan Sido Mukti adalah batik-batik yang cukup sering digunakan dalam acara pernikahan. Namun, selain kedua batik itu, ada pula batik yang nggak kalah indah yaitu batik truntum. Kamu yang sedang bingung mau pake batik apa untuk pernikahanmu, mungkin bisa memilih batik kece ini.

Inibaru.id - Batik Truntum adalah salah satu motif batik yang biasa digunakan dalam pernikahan. Batik dengan corak bintang-bintang atau melati ini diciptakan oleh Ratu Kencana sebagai ungkapan cinta yang mendalam pada suaminya, Sultan Pakubuwana III. Hm, dari kisah ini, kamu bakal tahu mengapa batik ini disebut truntum.

"Truntum" diambil dari kata "tuntum". Dalam bahasa Jawa, tuntum berarti tumbuh kembali. Kata ini menggambarkan perasaan cinta Sultan Pakubuwana III yang tumbuh kembali pada istrinya setelah sempat berencana mengambil selir. Supaya pengantin dengan adat Jawa bisa mendapatkan pesan moral dari kisah ini, batik truntum biasanya digunakan calon istri pada acara Midodareni atau Panggih. Lewat batik truntum, sepasang pengantin diharapkan mampu saling mencintai sampai dipisahkan maut.

https://i.pinimg.com/originals/a7/68/e8/a768e88adfe62a7d9bfb84ef3f07da3c.jpg

Bunga menjadi motif batik truntum. (Pinterest)

Batik truntum nggak hanya digunakan pengantin perempuan, lo. Calon mertua pun biasanya menggunakan batik ini dengan tujuan lain. Selain mengandung pesan tentang cinta yang abadi, batik ini juga mengandung gambaran bahwa orang tua adalah contoh sekaligus penuntun bagi anak-anaknya. Hm, ini tentu saja dimaksudkan bahwa calon pengantin juga hendaknya belajar banyak hal dari pernikahan orang tuanya.

Batik truntum nggak sekadar indah, tapi juga mengandung nasihat-nasihat bijak kehidupan. Kamu sebaiknya nggak melupakan sang pembuat batik yang hidup dua abad lalu dengan meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam batik truntum ya. Kamu yang berencana menikah sebaiknya pilih batik ini saja.

Dengan memilih menggunakan batik truntum, ini sama saja dengan kamu berkontribusi melestarikan kebudayaan Jawa. Yuk, coba bikin sendiri kostum pernikahan dengan batik truntummu. (IB06/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: