BerandaTradisinesia
Jumat, 20 Sep 2018 16:47

Begini Tradisi Sedulur Sikep Samin Jelang Bulan Suro

Tradisi jelang bulan Suro. (infoblora.com)

Masyarakat Sedulur Sikep Samin di Blora, Jawa Tengah punya tradisi khusus jelang bulan “Suro” dalam kalender Jawa. Dengan berpakaian serba hitam, mereka berkumpul bersama.

Inibaru.id – Untuk menyambut bulan Suro dalam kalender Jawa, masyarakat Sedulur Sikep Samin di Blora, Jawa Tengah punya tradisi khusus, lo. Tradisi ini digelar oleh masyarakat Samin di berbagai daerah, seperti Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo dan Dukung Blimbing, Sambongrejo.

Sembari mengenakan pakaian serba hitam, ratusan warga berkumpul dan menggelar acara syukuran yang biasa disebut sebagai Suronan atau brokohan. Brokohan masyarakat Samin nggak tersentuh konsep modern yang menggunakan sajian prasmanan. Mereka umumnya menyuguhkan tumpeng yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah warga.

Oya, terdapat sajian lainnya seperti botok, nasi jagung, urap, ikan asin, buah-buahan, dan bubur 4 warna sebagai lambang 4 penjuru arah manusia. Eits, kamu juga bakal menemukan makanan yang diolah dari ayam, kambing, atau sapi.

“Brokohan ini ramai pada bulan Suro,” tutur Mbah Mo, panggilan akrab Yatmo, Pemuka Adat III di Paguyuban Kerukunan Sedulur Sikep Dukuh Blimbing, seperti ditulis wartablora.com (6/3/2017).

Perlu kamu tahu, nih. Alas makanan yang digunakan biasanya berupa daun jati, lo. Dengan demikian, ada atmosfer kesederhanaan dan persatuan dengan alam.

Tradisi jelang bulan Suro. (infoblora.com)

Nah, dalam syukuran tersebut, masyarakat Samin juga berdoa bersama agar mendapat kelancaran rezeki, keamanan, dan kesehatan, seperti ditulis infoblora.com (30/10/2015). Doa tersebut dilantunkan dalam bahasa Jawa, lo.

Ada kalanya acara ini digelar bersamaan dengan pelantikan paguyuban tertentu milik Sedulur Sikep Samin yang diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan Pancasila, maupun hiburan.

Tradisi masyarakat Samin tersebut juga dilanjutkan dengan pementasan wayang krucil dan pembawaan lakon Babat Blora yakni mengenai gugurnya Pangeran Benowo. Pagelaran tersebut dilakukan diiringi gamelan laras slendro.

Hm, tradisi yang menarik, ya! Semoga saja tradisi ini tetap lestari. (IB08/E05) 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: